Angka ini mencakup 3.430.000 ton urea, 285.000 ton NPK, dan 2.710.000 ton amonia.
Baca Juga: Resep Kolak Pisang Endul untuk Takjil Berbuka Puasa, Dijamin Enak!
"Ini untuk produksi pupuk secara keseluruhan, dengan gabungan antara tonase urea, NPK serta amoniak," tambahnya.
Anggono juga optimistis bahwa Pupuk Kaltim dapat mendistribusikan hasil produksinya ke seluruh wilayah yang menjadi tanggung jawab perusahaan, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
Khusus untuk NPK Formula Khusus, distribusi mencakup seluruh wilayah Indonesia.
"Pupuk Kaltim berkomitmen mengawal distribusi, serta memastikan kemudahan akses pupuk bagi petani agar target swasembada pangan nasional dapat tercapai,” pungkas Anggono.
***