trending

Tambang Timah Ilegal Ancam Ekosistem Satwa Endemik di Bangka Belitung

Selasa, 4 Maret 2025 | 13:15 WIB
Tambang timah ilegal di Bangka Belitung merusak ekosistem dan mengancam satwa endemik. Konflik manusia dan buaya meningkat, solusi diperlukan segera. (Dok. PT Timah)

"Habitat baru ini terkadang beririsan dengan tempat tinggal manusia. Orang sering mengatakan dulu tidak ada buaya di sana, tetapi sekarang ada. Ini terjadi karena habitatnya terganggu,” tambahnya.

Baca Juga: PHE OSES Sabet Penghargaan PR Indonesia Award 2025 Berkat Program Tiga Perisai

Konflik ini menjadi bukti nyata bahwa perusakan habitat alami semakin mendorong satwa liar mendekati pemukiman.

Endy menuturkan bahwa pihaknya kerap mengevakuasi buaya yang tertangkap warga untuk dibawa ke PPS Alobi Air Jangkang.

Namun, hingga kini belum ada solusi yang efektif, sementara daya tampung mereka terbatas, meskipun buaya termasuk satwa yang dilindungi.

Baca Juga: Daftar Mudik Gratis BUMN 2025 Sekarang! Perjalanan Aman dan Nyaman ke Kampung Halaman

Menurutnya, sektor pertambangan masih dibutuhkan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Bangka Belitung, tetapi harus dilakukan dengan prinsip penambangan yang baik (good mining practice), termasuk pemulihan lahan bekas tambang.

“Penambangan harus dilakukan dengan perspektif lingkungan, menerapkan prinsip pertambangan yang baik, melakukan konservasi serta menjalankan fungsi reklamasi agar ekosistem tetap terjaga,” jelasnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, perusahaan tambang, dan masyarakat.

Baca Juga: Resep Kolak Pisang Endul untuk Takjil Berbuka Puasa, Dijamin Enak!

Penegakan hukum terhadap penambangan ilegal harus diperketat, diiringi dengan program rehabilitasi lahan serta pemulihan ekosistem sungai.

“Upaya konservasi satwa liar juga perlu ditingkatkan, misalnya dengan membangun kawasan konservasi baru dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam,” tambahnya.

Endy menekankan bahwa perusahaan tambang legal seperti PT Timah dapat menjadi contoh dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan serta berkontribusi pada konservasi lingkungan.

Baca Juga: Pertamina Drilling dan PGN Gagas Perdana Implementasikan Dynamic Gas Blending System untuk Pengeboran Minyak yang Lebih Ramah Lingkungan

Keterlibatan aktif perusahaan dalam program penghijauan, penyelamatan satwa, serta edukasi lingkungan menjadi langkah penting dalam memulihkan ekosistem yang rusak.

Halaman:

Tags

Terkini