“Program keagenan ini dapat menjadi pemasukan tambahan bagi takmir masjid,” ujar Thomas.
Baca Juga: Transformasi Hijau Pupuk Kaltim: Kurangi Emisi, Dukung Pertanian, dan Targetkan NZE 2060
Selain itu, sebagai bank yang memiliki keahlian di pembiayaan sektor perumahan, BTN turut menyediakan layanan pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) atau pembiayaan kepemilikan rumah dengan skema subsidi bagi para takmir masjid.
Diharapkan, para pengurus masjid dapat memiliki rumah impian yang layak, aman, nyaman, dan terjangkau sesuai dengan segmen mereka yang termasuk segmen pekerja informal.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DMI Jusuf Kalla mengatakan pentingnya masjid-masjid di Indonesia untuk memaksimalkan fungsi dan perannya dalam memajukan perekonomian umat.
Dengan adanya kerja sama antara DMI dan BTN, masjid-masjid di Indonesia diharapkan dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi bagi umat Islam.
Pada tahap pertama, BTN berharap sekitar 50.000 masjid per tahunnya dapat merasakan manfaat dari kerja sama digital dengan DMI.
Menurut Thomas, kerja sama solusi keuangan bersama DMI ini sejalan dengan upaya BTN menggenjot pendanaan murah dan berkelanjutan melalui transaksi digital mulai tahun ini.
Baca Juga: PLN Indonesia Power dan IESR Bahas Langkah Nyata Transisi Energi di Bali
“Super App Bale by BTN menawarkan berbagai fitur dan layanan transaksional yang bersaing tanpa harus berpindah-pindah aplikasi,” pungkas Thomas.***