Pengembangan kapasitas produksi dalam negeri untuk alat pertahanan oleh DEFEND ID dianggap sebagai langkah penting untuk menjamin kesiapan dan kemandirian pertahanan dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Baca Juga: Magang Akuntansi di PTPN III Medan: Peluang Berharga untuk Mahasiswa Ekonomi dan Keuangan
Donny Taufanto menegaskan, “Atas nama Kementerian Pertahanan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi lima perusahaan BUMN industri pertahanan yang tergabung dalam DEFEND ID, yang kini secara resmi telah ditetapkan sebagai komponen pendukung pertahanan negara."
"Kami menaruh harapan besar kepada DEFEND ID untuk terus menjadi panutan dalam mendukung operasi dan fungsi pertahanan negara, serta aktif memperkuat komponen utama dan cadangan demi mewujudkan pertahanan negara yang kuat dan modern.”
Sementara itu, Direktur Utama PT DAHANA, Hary Irmawan, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Pertahanan.
Baca Juga: Liburan Seru Bareng Anak Tanpa Bikin Kantong Bolong, Simak 7 Tips Jitunya!
Ia mengatakan bahwa pengakuan ini menjadi dorongan besar bagi DAHANA untuk terus berinovasi dalam mendukung pertahanan negara, terutama di bidang bahan peledak dan layanan integrasi peledakan.
“Pemberian sertifikat ini merupakan pengakuan atas kontribusi nyata DAHANA dalam sistem pertahanan nasional."
"Sebagai bagian dari DEFEND ID dengan tugas dan fungsi khusus di bidang material energi, kami berkomitmen untuk terus melakukan inovasi guna mendukung penguatan sistem pertahanan nasional,” ujar Hary Irmawan. ***