Kabar BUMN - Telkom Indonesia AI Center of Excellence hadir sebagai katalis ekosistem kecerdasan buatan nasional.
Dengan empat pilar utamanya, inisiatif ini diharapkan bisa mendukung digitalisasi pemerintahan, meningkatkan daya saing industri, dan mengembangkan talenta lokal di era digital.
Nusa Dua, 31 Agustus 2025 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi memperkenalkan Telkom Artificial Intelligence (AI) Center of Excellence (CoE) yang difasilitasi oleh Telkom Solution di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, pada Kamis (28/8).
Baca Juga: IFG Tawarkan Magang 2 Bulan di Bidang Strategic Partnership, Pendaftaran Dibuka hingga 2 September
Peresmian dilakukan oleh Direktur IT Digital Telkom Faizal R. Djoemadi dan Direktur Enterprise & Business Service Veranita Yosephine.
Kehadiran AI CoE ini menjadi langkah strategis Telkom dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung digitalisasi bangsa, sekaligus membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Langkah ini juga sejalan dengan arah transformasi digital yang ditekankan pemerintah sebagaimana arahan Presiden, yaitu mengutamakan pemanfaatan teknologi berbasis AI demi peningkatan efisiensi serta memperkuat daya saing nasional.
Baca Juga: PTPN IV Regional III Rangkul Ratusan Desa, Kemeriahan HUT RI di Riau Kian Berwarna
Sebagai bagian dari TelkomGroup, AI Center of Excellence dirancang untuk menghadirkan solusi nyata melalui sinergi lintas sektor serta menjalin kolaborasi erat dengan pemangku kepentingan strategis.
Dari sisi ekonomi global, kecerdasan buatan diprediksi memberikan kontribusi besar. PWC memperkirakan AI mampu menambah Produk Domestik Bruto (PDB) dunia hingga USD 15,7 triliun pada 2030 mendatang.
Peran AI juga dinilai akan menjadi penentu daya saing, sekaligus mempercepat proses transformasi digital yang berdampak pada lonjakan produktivitas.
Baca Juga: Water Blow Peninsula Nusa Dua Dibuka Lagi, Sajikan Atraksi Ombak Setinggi 8 Meter
Goldman Sachs melaporkan bahwa produktivitas tenaga kerja bisa meningkat hingga 15% jika teknologi AI diadopsi secara luas. Hal ini memperlihatkan bagaimana AI dapat mengubah lanskap industri sekaligus peta tenaga kerja masa depan.
Telkom merancang AI Center of Excellence secara menyeluruh sebagai penggerak ekosistem AI nasional.
Inisiatif ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung digitalisasi pemerintahan, memperkuat daya saing industri, dan memberdayakan talenta lokal.