PaDi UMKM Telkom Hadirkan Solusi Invoice Financing untuk Bantu Pebisnis Atasi Tantangan Cashflow

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 25 Agustus 2025 | 18:00 WIB
PaDi UMKM hadir dengan fitur invoice financing untuk bantu atasi kendala modal dan dorong bisnis berkembang. (Dok. Telkom)
PaDi UMKM hadir dengan fitur invoice financing untuk bantu atasi kendala modal dan dorong bisnis berkembang. (Dok. Telkom)

Kabar BUMN - Dalam dunia bisnis, arus kas (cashflow) merupakan salah satu elemen krusial yang menentukan keberlanjutan usaha.

Arus kas yang sehat memastikan perusahaan memiliki dana yang cukup untuk menutupi pengeluaran harian, seperti pembayaran gaji karyawan, biaya sewa tempat, pembelian bahan baku, hingga biaya operasional lainnya.

Tanpa arus kas memadai, bisnis berisiko kesulitan memenuhi kewajiban finansial, mengganggu operasional, bahkan berpotensi berhenti beroperasi.

Baca Juga: Telkom Selenggarakan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025, Dorong Daya Saing dan Akses Pasar UMKM

Untuk menjawab tantangan ini, Pasar Digital (PaDi) UMKM milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) hadir memberikan solusi atas berbagai kendala terkait cashflow.

Sebagai gambaran, bayangkan sebuah toko pakaian kecil yang mencatat keuntungan bersih sebesar Rp50 juta dalam sebulan.

Angka tersebut terlihat menjanjikan.

Baca Juga: PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025, Nindya Karya Raih Penghargaan BUMN Terbaik

Namun, jika sebagian besar pembeli baru melunasi pembayaran dua bulan kemudian sementara toko harus melunasi tagihan pemasok dalam 30 hari, maka toko tersebut justru mengalami kekurangan dana tunai untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.

Dalam kondisi seperti ini, keuntungan besar tidak banyak berarti.

Bahkan, bisnis tersebut bisa terpaksa berutang atau menghentikan operasional sementara demi membayar kewajiban.

Baca Juga: Fitur Tender Kilat PaDi UMKM Permudah Pengadaan Perusahaan Secara Cepat dan Transparan

Situasi serupa juga dialami oleh banyak sektor bisnis lainnya, termasuk Event Organizer (EO).

Meski publik hanya melihat kesuksesan acara seperti pesta pernikahan, konser, atau seminar korporat, di balik layar terdapat alur keuangan yang kompleks: mulai dari biaya sewa venue, pembayaran vendor, logistik, konsumsi, hingga honor kru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini