trending

Pupuk Indonesia Dorong Petani Gowa Aktif Gunakan Pupuk Organik Bersubsidi

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 21:30 WIB
Pupuk Indonesia dorong petani Gowa tingkatkan serapan pupuk organik bersubsidi demi produktivitas pertanian dan kesuburan tanah berkelanjutan. (Dok. Pupuk Indonesia)

Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mengupayakan peningkatan penyerapan pupuk organik bersubsidi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Peningkatan Serapan Pupuk Subsidi Organik yang diadakan di Kota Makassar pada Jumat (26/9/2025).

Kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk mempercepat pemanfaatan pupuk organik oleh para petani yang terdaftar dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

Baca Juga: Pertamina Dorong Transisi Energi Hijau Lewat Inovasi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

General Manager Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani, menyampaikan komitmen perusahaan dalam memastikan ketersediaan pupuk subsidi sesuai dengan alokasi pemerintah.

“Kami menjamin bahwa stok pupuk subsidi, termasuk pupuk organik telah tersedia. Harapan kami, melalui sosialisasi ini para petani dan mitra distribusi semakin memahami mekanisme penyaluran dan segera melakukan penebusan sesuai alokasi yang ada,” ujar Wisnu.

Ia menambahkan, peningkatan penebusan pupuk bersubsidi tidak hanya berdampak pada produktivitas pertanian, tetapi juga kesejahteraan petani.

Baca Juga: Menemukan Kedamaian di Desa Wisata Melung, Hidden Gem dari Banyumas

Menurut Wisnu, pupuk organik berperan penting dalam menjaga kesuburan tanah dan hasil pertanian secara berkelanjutan.

“Pupuk organik tidak hanya penting untuk meningkatkan hasil, tapi juga untuk menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan. Karena itu, kami terus mendorong petani agar aktif menebus pupuk Petroganik bersubsidi,” katanya.

Sosialisasi yang digelar bertujuan memperkuat koordinasi antara berbagai pihak agar penyaluran pupuk bersubsidi, khususnya pupuk organik, dapat berjalan optimal. Pemerintah menargetkan realisasi penyaluran mencapai 85 persen dari total alokasi di Kabupaten Gowa.

Baca Juga: Bantu Petani Bangkit, PT Timah Salurkan Mesin dan Bibit hingga ke Belitung Timur

Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk menyukseskan program pupuk bersubsidi 2025.

“Kita harus bekerja bersama, baik Pupuk Indonesia, Pelaku Usaha Distribusi, titik serah atau PPTS maupun Penyuluh atau PPL, agar serapan pupuk subsidi di Gowa bisa ditingkatkan,” tegas Jekvy.

Halaman:

Tags

Terkini