trending

Indeks Bisnis UMKM BRI Q3-2025: Ekspansi Berlanjut Ditopang Kombinasi Faktor yang Saling Menguatkan

Rabu, 3 Desember 2025 | 09:30 WIB
Indeks Bisnis UMKM BRI Q3-2025: Ekspansi Berlanjut Ditopang Kombinasi Faktor yang Saling Menguatkan (DOK. BRI)

Kabar BUMN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI merilis Indeks Bisnis UMKM untuk Q3-2025 beserta proyeksi Q4-2025.

Hasil survei menunjukkan aktivitas bisnis UMKM masih berada pada fase ekspansi dengan nilai indeks 101, sementara optimisme pelaku UMKM meningkat, tercermin dari Indeks Ekspektasi Bisnis yang naik menjadi 120,7 pada Triwulan III 2025 dari 116,5 pada periode sebelumnya.

Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan ekspansi bisnis UMKM tersebut ditopang kombinasi faktor yang saling menguatkan.

Baca Juga: Eksklusif dan Mewah, Meruorah Komodo Labuan Bajo Dinobatkan Hotel Premium Terbaik 2025

“Harga barang input yang relatif stabil dan mudah didapat, serta kondisi cuaca yang kondusif mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan hasil tangkapan ikan nelayan,” ujarnya.

Tak hanya itu, peningkatan harga jual komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan turut mendorong kenaikan omzet pada sektor-sektor tersebut. Aktivitas proyek pemerintah dan swasta menjelang akhir tahun juga memberikan dorongan signifikan, terutama bagi sektor konstruksi.

Selanjutnya, normalisasi aktivitas masyarakat setelah momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) serta libur sekolah pun semakin memperbaiki kinerja UMKM yang beroperasi di sekitar lingkungan kerja dan sekolah.

Baca Juga: Skid Tank LPG Diberangkatkan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bantu Warga Sibolga dan Nias

Dengan beragam faktor pendukung tersebut, pelaku UMKM memandang prospek usaha pada Q4-2025 akan lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya.

Hal ini tercermin dari peningkatan Indeks Ekspektasi Bisnis yang meningkat menjadi 120,7 dari 116,5 pada Q3-2025, menunjukkan semakin kuatnya keyakinan para pelaku usaha terhadap peluang pertumbuhan.

Kondisi rentabilitas usaha alias kemampuan usaha untuk menghasilkan laba dalam periode tertentu tercatat menurun, searah dengan penurunan omset usaha dan kenaikan harga barang input (terutama pada sektor industri pengolahan) dan harga barang dagangan (pada sektor perdagangan) sehingga menekan volume penjualan dan menggerus keuntungan usaha.

Baca Juga: Buka Jalan Karier Baru, PTPN IV Regional III Diserbu Pencari Kerja di Riau Job Fair 2025

Hal ini jelas berdampak pada kemampuan pebisnis UMKM untuk membayar angsuran pinjaman tepat waktu.

Sementara itu, kegiatan investasi masih meningkat sejalan dengan ekspektasi kegiatan usaha yang akan membaik ke depan.

Halaman:

Tags

Terkini