Penghargaan dari MarkPlus Institute ini juga selaras dengan upaya KAI membangun learning ecosystem modern.
Perusahaan memanfaatkan modul e-learning, Learning Management System (LMS), coaching dan mentoring, serta pelatihan berbasis simulasi yang terintegrasi dengan Safety Management System (SMS) perusahaan.
“Keselamatan adalah hasil dari kompetensi, kedisiplinan, dan budaya kerja yang konsisten. Karena itu KAI terus memperkuat pelatihan teknis dan manajerial, memastikan setiap insan siap menghadapi dinamika operasional."
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkokoh budaya keselamatan di seluruh wilayah operasi,” lanjut Anne.
Baca Juga: PHI Manfaatkan HAKORDIA 2025 untuk Perkuat Sistem dan Budaya Antikorupsi
Melalui MILEA 2025, MarkPlus Institute menilai KAI unggul dalam desain program pelatihan, dampak pembelajaran, keterlibatan peserta, serta pengalaman belajar yang efektif.
Dalam surat resmi undangan penerimaan penghargaan yang ditujukan kepada EVP Safety Management KAI, disebutkan bahwa KAI terpilih sebagai salah satu institusi terbaik di kategori Experience Learning berkat keberhasilan kolaborasi dan implementasi pembelajaran yang konsisten sepanjang tahun.
Dengan raihan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas SDM, memperbarui pendekatan pembelajaran, serta meningkatkan standar keselamatan perkeretaapian nasional.
Baca Juga: Jajan hingga Makan Santai, Ini Spot Kuliner Paling Nyaman di TMII
Seluruh proses transformasi perusahaan dipastikan tetap berorientasi pada layanan yang selamat, andal, dan semakin melayani masyarakat. ***