trending

Dorong Penyediaan Energi yang Lebih Bersih, PGN Optimasi BioCNG

Rabu, 11 Februari 2026 | 07:32 WIB
PGN melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), menjadi offtaker utama BioCNG dari fasilitas produksi BioCNG yang dikembangkan KIS Group dan AEP Group. (DOK. PGN)

Kabar BUMN - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), menjadi offtaker utama BioCNG dari fasilitas produksi BioCNG yang dikembangkan KIS Group dan AEP Group.

Dimulainya proyek strategis ditandai melalui seremoni pembangunan pabrik BioCNG di Tapung Hilir, Kampar, Riau, Jumat (6/2/2026).

Fasilitas ini dijadwalkan beroperasi secara komersial pada kuartal I 2027 dengan memanfaatkan metana dari pengelolaan limbah kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent - POME) yang dihasilkan PT Bina Pitri Jaya, bagian dari AEP Group.

Baca Juga: UMKM Binaan Pertamina Curi Perhatian di INACRAFT 2026, Transaksi Tembus Rp10,4 Miliar

Setelah beroperasi, fasilitas ini diproyeksikan dapat menghasilkan BioCNG sekitar 142.450 MMBTU per tahun dan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 70.085 ton CO2 per tahun.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra menjelaskan, optimasi BioCNG merupakan langkah yang strategis dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan gas bumi di berbagai sektor.

PGN bersama Gagas berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang lebih bersih dan mendorong integrasi gas bumi dengan energi baru terbarukan dalam ekosistem energi nasional.

Baca Juga: Modernisasi Pabrik Ammonia Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

“BioCNG menjadi langkah strategis PGN dalam memperluas portofolio gas rendah karbon sekaligus memperkuat fleksibilitas pasokan beyond pipeline dalam mendukung percepatan transisi energi,” imbuhnya, Selasa (10/2/2026).

Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menegaskan kesiapan Gagas dalam memanfaatkan BioCNG untuk melengkapi sumber energi yang ramah lingkungan.

Kerja sama ini turut memperkuat kapasitas Gagas dalam menyediakan layanan gas bumi beyond pipeline.

Baca Juga: Menaker RI Kunjungi PTBA Tanjung Enim, Perkuat Sinergi K3 dan Pengelolaan SDM Berkelanjutan

“Kapabilitas dalam menyalurkan CNG yang kami miliki, akan tetap dioptimalkan untuk menyalurkan BioCNG kepada pelanggan yang belum terjangkau jaringan pipa gas. BioCNG juga akan memberikan nilai tambah untuk mendukung pertumbuhan industri hijau,” jelasnya.

Sementara itu, K.R. Raghunath, Founder & CEO KIS Group, menyatakan bahwa pengembangan pabrik BioCNG merupakan wujud komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini