trending

Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan Kupang Lewat Program Agrosolution

Selasa, 31 Maret 2026 | 07:30 WIB
Pupuk Kaltim dorong ketahanan pangan di Kupang lewat Agrosolution, fokus pada kolaborasi petani, edukasi, dan peningkatan produktivitas berkelanjutan. (Dok. Pupuk Kaltim)

"Bagi Pupuk Kaltim, semangat tersebut menjadi landasan penting menjalankan peran melalui program Agrosolution yang terus diperkuat dari tahun ke tahun," ungkap Gustaaf.

Baca Juga: BRImo Banjir Promo! Nikmati Cashback hingga 20 Persen untuk Berbagai Transaksi

Program Agrosolution menjadi salah satu inisiatif strategis yang menghadirkan solusi pertanian terintegrasi.

Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan pupuk, tetapi juga mencakup edukasi budidaya, pemupukan berimbang, pendampingan teknis, hingga peningkatan produktivitas. Pendekatan menyeluruh tersebut bertujuan memperkuat efisiensi usaha tani.

"Melalui pendekatan ini, Pupuk Kaltim memastikan petani tidak hanya memperoleh akses terhadap agri input, tapi juga pemahaman tepat terkait tata kelola pertanian tanpa mengabaikan keberlanjutan lahan dalam jangka panjang," terang Gustaaf.

Baca Juga: 10 Inspirasi Ucapan Hari Paskah dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya

Sukardi Rinakit menambahkan bahwa ketahanan pangan merupakan agenda nasional yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Industri pupuk memiliki peran penting sebagai penyedia input dalam kegiatan budidaya.

Oleh sebab itu, keberhasilan program pertanian harus dibangun melalui sinergi yang kuat.

Melalui Agrosolution, Kabupaten Kupang berpeluang menjadi contoh pengembangan pertanian lahan kering. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kontribusi produksi pangan baik di tingkat daerah maupun nasional. Pendekatan berkelanjutan juga menjadi fokus utama dalam implementasinya.

Baca Juga: Promo 4.4 DAMRI Hadir Lagi! Diskon Tiket hingga 20 Persen untuk Banyak Rute Favorit

"Tantangan ke depan bukan hanya menjaga produktivitas pertanian tetap tinggi, tapi juga memastikan upaya tersebut tidak mengorbankan kesuburan tanah. Dan melalui Agrosolution, hal itu bisa kita implementaskan dengan baik," tutur Sukardi.

Transformasi pertanian modern menekankan efisiensi penggunaan input serta pelestarian sumber daya lahan.

Program Agrosolution dinilai mampu menjembatani kebutuhan praktis petani dengan visi pembangunan pertanian nasional. Hasil implementasi program ini juga menunjukkan peningkatan produktivitas dibandingkan metode konvensional.

Baca Juga: Ini Barang yang Sebaiknya Beli yang Mahal tapi Tahan Lama, Justru Menghemat Pengeluaran

Contohnya terlihat pada peningkatan produktivitas jagung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Hasil panen meningkat dari rata-rata 2,5 ton per hektar menjadi 6 ton per hektar atau naik sekitar 140 persen. Keberhasilan tersebut menjadi contoh nyata dampak penerapan Agrosolution.

Halaman:

Tags

Terkini