trending

Pupuk Kaltim Kembali Borong PROPER Emas, Perkuat Komitmen Lingkungan dan Inovasi Sosial

Sabtu, 11 April 2026 | 18:30 WIB
Pupuk Kaltim raih PROPER Emas ke-9 berkat inovasi sosial, eco-inovasi, serta pengembangan energi terbarukan untuk dukung keberlanjutan. (Dok. Pupuk Kaltim)

Dalam inovasi sosial, Pupuk Kaltim menghadirkan program PKT BISA (Pengembangan Kawasan Terpadu Berbasis Integrasi Sistem Agroenergi).

Baca Juga: Whoosh Terlambat Gara-Gara Pintu Ditahan Penumpang, KCIC Angkat Bicara

Program ini memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan menjadi energi alternatif biogas, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Integrasi pertanian, peternakan, dan energi terbarukan dilakukan dalam satu kawasan terpadu yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Perusahaan juga menjalankan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Kesempatan Magang Customer Care di Dunia Perbankan, Program Singkat dengan Pembekalan Intensif

Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas pengasuhan anak serta kesejahteraan keluarga. Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tetapi juga sosial. 

Pada aspek lingkungan, Pupuk Kaltim memperkuat eco-inovasi melalui konsep Road to Zero Waste.

Pendekatan ini mendorong pengelolaan sampah mandiri dan berkelanjutan guna mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir. Selain itu, limbah diolah menjadi sumber daya bernilai tambah bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga: Liburan Hemat ke Semarang Zoo April 2026, Cek Promo Tiket dan Aktivitas Serunya!

Komitmen keberlanjutan juga diwujudkan melalui implementasi Nilai Ekonomi Karbon, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Hingga saat ini, PLTS tahap pertama berkapasitas 1,2 MW telah direalisasikan pada 2022, disusul tahap kedua berkapasitas 2,6 MW pada 2024. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan menuju operasional rendah karbon. 

Ke depan, Pupuk Kaltim merencanakan pembangunan PLTS tambahan berkapasitas 2,3 MW pada 2026. Selain itu, terdapat rencana kerja sama pemanfaatan CO2 untuk mendukung target pengurangan emisi. Upaya tersebut memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan operasional yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Mau Kerja di KAI? Ini Kesempatan Ketemu Langsung di Job Fair Undip 2026

Di sisi operasional, peningkatan efisiensi terus dilakukan melalui Revamping Ammonia Pabrik-2.

Halaman:

Tags

Terkini