KAI Commuter melayani 101.382.889 pelanggan, meningkat 8,11% dibandingkan 93.773.976 pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Lulusan SMK Berpeluang Kerja di Sektor Aviasi, Ini Lowongan Teknisi Mekanikal
“Setiap hari, jutaan masyarakat di berbagai kota mengandalkan Commuter Line untuk berpindah dari rumah ke tempat kerja, sekolah dan kembali lagi,” jelas Anne.
Pertumbuhan signifikan juga terjadi pada LRT Jabodebek yang melayani 7.754.946 pelanggan, naik 22,10% dari 6.351.283 pelanggan pada triwulan pertama 2025.
Hal ini mencerminkan semakin aktifnya kawasan penyangga Jakarta dengan kebutuhan transportasi yang cepat, terjangkau, dan terintegrasi.
Baca Juga: Mikutopia Batu: Destinasi Wisata Modern Seru untuk Liburan Keluarga di Jawa Timur
Layanan kereta bandara turut menunjukkan peningkatan.
KAI Bandara mencatat 1.755.275 pelanggan, tumbuh 8,48% dibandingkan 1.618.119 pelanggan pada tahun sebelumnya.
“Di Medan, KA Srilelawangsa menghubungkan masyarakat dengan Bandara Kualanamu. Di Yogyakarta, KA Bandara YIA membawa penumpang menuju kawasan wisata dan pusat aktivitas,” tukas Anne.
Baca Juga: Poin Telkomsel Numpuk? Ini Cara Simpel Ubah Jadi Kesempatan Menang Hadiah Undi-Undi Hepi 2026
Di wilayah Sumatera Selatan, LRT Sumsel melayani 1.084.242 pelanggan, meningkat 7,38% dibandingkan 1.009.737 pelanggan pada triwulan pertama 2025.
Layanan ini menjadi penghubung penting antara Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan kawasan Jakabaring.
Kereta cepat Whoosh juga mencatat pertumbuhan dengan melayani 1.408.815 pelanggan, naik 4,07% dibandingkan 1.353.760 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Perkuat Edukasi Publik, PTBA Hadir dalam Film Dokumenter “The Mind Journey”
Kehadiran layanan ini membuat perjalanan Jakarta–Bandung menjadi lebih singkat dan efisien sebagai kereta cepat pertama di Asia Tenggara.