"Kami di Kedutaan Besar mendukung penuh inisiatif MIND ID. Kazakhstan adalah pintu gerbang energi, mineral dan gandum di Asia Tengah," tegas Dubes RI.
Baca Juga: Indonesia Resmi Ekspor Urea ke Australia, Perkuat Kerja Sama dan Ketahanan Pangan Kawasan
Kehadiran langsung manajemen puncak MIND ID menunjukkan keseriusan Indonesia dalam membangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan, baik dengan Samruk-Kazyna sebagai pengelola aset negara maupun dengan ERG sebagai pemimpin pasar mineral dunia
Melalui kolaborasi ini, MIND ID berharap dapat mempercepat implementasi teknologi ramah lingkungan dan efisiensi operasional di unit-unit usahanya di Indonesia, sekaligus memastikan pasokan bahan baku strategis tetap terjaga demi keberlangsungan industri manufaktur nasional.
Setelah FTA Indonesia - EAEU yang berpotensi target perdagangan baru USD10 miliar, sementara Kazakhstan-Indonesia tersendiri USD2 miliar.
"Lalu Sidang Komisi Bersama pimpinan Menko Airlangga Hartanto, Insya Allah berikutnya kunjungan kenegaraan Presiden Kazakhstan ke Indonesia," pungkas Dubes Fadjroel.***