Hal paling mendasar adalah Anda harus tahu cara menyesuaikan sistem pemasaran dengan produk yang dijual. Pemasaran bukan hanya sekadar menjual, namun juga mampu meyakinkan calon konsumen untuk melakukan pembelian.
Apa Keuangan Anda Sehat?
Yap, bisnis butuh modal. Anda harus menyiapkan modal yang tidak sedikit. Baik untuk persiapan membuka usaha, biaya operasional, hingga dana darurat untuk jaga-jaga kalau bisnis tak sesuai harapan. Anda harus memperhitungkannya dengan matang.
Pastikan keuangan Anda dalam keadaan sehat; tidak memiliki utang yang akan membebani bisnis ke depan. Kalaupun punya kewajiban, porsinya terukur dan sesuai kemampuan bayar.
Saat memulai bisnis sebaiknya tidak berharap keuntungan besar di tahun pertama. Modal tidak habis atau rugi saja sudah bersyukur. Namanya juga bisnis, pastinya membutuhkan proses panjang.
Apakah Anda Berani Mengambil Risiko?
Pengusaha harus memiliki sifat dan sikap berani. Dalam hal ini berani mengambil risiko dan menghadapi berbagai tantangan yang sudah menanti saat memulai bisnis.
Jika hanya ingin berada di zona nyaman, takut rugi, tidak suka tantangan, tandanya Anda belum siap menjadi pengusaha. Pengusaha-pengusaha sukses sudah membuktikannya. Mereka berani melangkah mengambil risiko untuk mencapai keberhasilan. Kalau jatuh, bangun lagi. Tidak mudah menyerah dan putus asa.
Bagaimana, apa Anda sudah bisa menjawab pertanyaan di atas?