"Tapi, setelah lolos seleksi dan mengikuti acara BRI, kepercayaan dari pasar internasional semakin meningkat,” jelas Novita.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal
Baca Juga: Semangat Berbagi di Tahun Baru Imlek 2025, BRI Peduli Salurkan Bantuan di Tangerang dan Singkawang
Tak hanya fokus mengembangkan bisnis, Novita juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat sekitar.
Agrominafiber Handicraft melibatkan warga lokal dalam berbagai tahap produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pembuatan produk akhir.
“Kami melatih masyarakat untuk mengolah serat pisang dan pandan.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Mulai Besok, BRI Menggelar BRI UMKM EXPO(RT) & Microfinance Outlook 2025
"Ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial kami,” ungkapnya.
Bagi Novita, pemberdayaan masyarakat bukan sekadar strategi bisnis, melainkan upaya menjaga warisan budaya Kebumen.
Ia berharap produk lokal ini tak hanya mengangkat perekonomian warga, tetapi juga membanggakan daerah asalnya di mata dunia.
“Saya ingin masyarakat Kebumen bisa merasakan manfaat dari usaha ini.
"Bukan hanya dari segi ekonomi, tetapi juga kebanggaan bahwa produk mereka bisa dinikmati oleh orang-orang di seluruh dunia,” katanya.
Ke depan, Novita berharap Agrominafiber Handicraft terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih besar.
Baca Juga: Catat Laba Bersih Rp45,36 Triliun, BRI Setor Dividen Interim Rp10,88 Triliun ke Negara
Artikel Terkait
Upaya Menjangkau Seluruh Nasabah, BRI Terapkan Strategi Pengelolaan Segmen Nasabah Berbasis Piramida
Komitmen Dukung UMKM Antarkan BRI Cetak Laba Rp60,64 Triliun di 2024
Bersama BRI, Aroma Balee Scents Siap Menyebar ke Seluruh Dunia
Peserta BRI UMKM EXPO(RT) Ubah Limbah Kayu Jadi Produk Bernilai Ekspor dan Ramah Lingkungan
BRI Ungkapkan Strategi dalam Jaga Pertumbuhan Bisnis di Tengah Dinamika Ekonomi Global