"Saya kaget juga. Tapi saya kan tak boleh berlama-lama meratapi kondisi itu. Saya harus move on," ujarnya.
Baca Juga: PTBA Jual 42,9 Juta Ton Batu Bara di Tahun 2024, Tembus Rekor!
Selain itu, musibah banjir juga sempat menghambat usahanya, membuat para peternak dan pengepul enggan membeli bibitnya.
"Maklum, kalau banjir ikan lele kan bisa berenang bebas keluar dari kolamnya," tambahnya.
Menghadapi situasi sulit tersebut, Sugeng memutuskan untuk memperluas usahanya ke pembesaran ikan lele agar bibit yang sudah besar tetap bisa dimanfaatkan.
Baca Juga: Ringankan Beban Warga, PTBA Bantu Korban Banjir Bandar Lampung
Pada tahun 2021, Sugeng bergabung sebagai mitra binaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Melalui program kemitraan, ia mendapatkan pinjaman lunak untuk mengembangkan usaha.
"Saya gunakan uang itu untuk membangun kolam pembesaran," ungkapnya.
Baca Juga: Bukit Asam (PTBA) Tunjukkan Komitmen Kuat pada K3 di Bulan K3 Nasional
Tidak hanya bantuan modal, Sugeng juga mendapatkan berbagai manfaat lain, termasuk pelatihan usaha yang rutin diberikan melalui Rumah BUMN Bukit Asam.
"Bukit Asam memberikan kami para pemilik UMK dengan berbagai pelatihan. Itu rutin, biasanya melalui Rumah BUMN Bukit Asam," ucapnya.
Selain itu, PTBA juga memfasilitasi Sugeng dalam kegiatan Sertifikasi Kompetensi Perikanan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang berhasil ia peroleh.
Baca Juga: Dukung Swasembada Energi, PTBA Tingkatkan Angkutan Batu Bara
Dengan sertifikasi tersebut, Sugeng semakin percaya diri dalam menjalankan bisnisnya.
Artikel Terkait
Ringankan Beban Warga, PTBA Bantu Korban Banjir Bandar Lampung
PTBA Jual 42,9 Juta Ton Batu Bara di Tahun 2024, Tembus Rekor!
Bidiksiba Bukit Asam (PTBA): Kesempatan Kuliah Gratis bagi Siswa/i Prasejahtera
SIBA Rajut, UMK Binaan PTBA Menimba Ilmu ke Industri Anyaman Terkemuka di Pati
Berkat Dukungan PTBA, Sugeng Buktikan Ternak Lele Bisa Raih Omzet Belasan Juta Rupiah