Kisah tersebut menjadi bukti bahwa penjaminan dan pendampingan Jamkrindo tidak hanya membantu UMKM-K mendapatkan pembiayaan, tetapi juga membangun fondasi agar usaha tumbuh berkelanjutan.
Melalui kombinasi dukungan modal, pelatihan, pendampingan, serta penguatan ekosistem, Jamkrindo terus berperan sebagai mitra strategis dalam mendorong UMKM Indonesia semakin produktif dan berdaya saing.
Baca Juga: Komisi XII DPR RI Dorong Percepatan Penetapan Harga Patokan Mineral di PT TIMAH
Plt Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menegaskan bahwa penguatan UMKM-K harus dilakukan secara menyeluruh.
“Kisah Narista menunjukkan bahwa ketika UMKM-K didukung sejak fase awal, mereka dapat tumbuh sehat, naik kelas, dan pada akhirnya mampu mengakses pembiayaan formal secara berkelanjutan,” ujar Abdul Bari.***
Artikel Terkait
Jamkrindo Tegaskan Komitmen Layanan Prima dan Inovasi Digital di Hari Pelanggan Nasional 2025
Cara Jamkrindo Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Jamin Sektor Pertanian Rp35,78 Triliun
Catat Penjaminan Rp12,28 Triliun, Jamkrindo Dorong UMKM di Jawa Barat Serap 648 Ribu Tenaga Kerja
Jamkrindo Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp1,18 triliun Hingga Kuartal III
Jamkrindo Salurkan 21 Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh