Pencapaian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya berhenti pada akses permodalan, tetapi juga tumbuh melalui pendampingan, kedekatan, serta ruang belajar bagi para ibu untuk berkembang bersama.
Kisah di lapangan seperti yang dialami Ibu Wulan menegaskan bahwa kehadiran PNM tidak sekadar mendukung usaha ultra mikro, tetapi juga menumbuhkan harapan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Baca Juga: Mudik Sambil Liburan? Ini Cara Dapat Tiket Gratis ke Singapura dari Pelita Air
PNM: Perempuan Punya Kekuatan Besar
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menilai kisah Ibu Wulan menjadi bukti nyata bahwa ketangguhan perempuan Indonesia memiliki kekuatan luar biasa ketika didampingi secara berkelanjutan.
Menurutnya, PNM meyakini setiap ibu memiliki potensi untuk bangkit, berkembang, dan menjadi pilar utama dalam keluarga.
Oleh karena itu, PNM terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan agar para nasabah tidak hanya mampu menjalankan usaha, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik.
Bagi PNM, setiap langkah kecil yang dilakukan para ibu di lapangan merupakan bagian dari perjalanan besar menuju keluarga yang lebih berdaya dan kehidupan yang semakin sejahtera.***
Artikel Terkait
Ramadan Madani PNM: Santuni 250 Anak Yatim dan Dhuafa, Tanamkan Harapan Lewat Edukasi Dunia Kerja
Ramadan Madani, Maknai Harmoni: PNM Gelar Beragam Kegiatan Ramadan
PNM Dampingi Perempuan Penggerak Roda Ekonomi, dari Skala UMKM hingga Nasional
PNM Dorong Perempuan Prasejahtera Bangkit, Program Mekaar Jangkau 22,9 Juta Nasabah
Peluang Kerja di Lampung, PNM Group Buka Lowongan Sales Acquisition, Lulusan SMA Bisa Langsung Daftar