Dari Dapur Sederhana ke Kantin Kecamatan: Perjalanan Mardiana Menemukan Jalan Naik Kelas Berkat PNM

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 18 April 2026 | 16:30 WIB
Kisah Mardiana, nasabah PNM Mekaar dari Depok membuktikan pengetahuan dan pelatihan mampu mengubah usaha kecil menjadi peluang besar. (pnm.co.id)
Kisah Mardiana, nasabah PNM Mekaar dari Depok membuktikan pengetahuan dan pelatihan mampu mengubah usaha kecil menjadi peluang besar. (pnm.co.id)

Nasi liwet buatannya pun kini menjadi favorit para pekerja di lingkungan kecamatan dan rutin hadir dalam berbagai kegiatan bulanan.

Dari dapur sederhana, usahanya berkembang hingga melayani pelanggan harian dan bulanan, lengkap dengan sistem antar yang membuat hubungan dengan pelanggan terasa lebih dekat dan personal.

Baca Juga: Promo Hari Kartini 2026, DAMRI Beri Diskon Khusus Penumpang Perempuan

Perkembangan usahanya tidak terlepas dari kombinasi pengetahuan dan permodalan.

Dari pinjaman awal sebesar Rp2 juta, kini meningkat menjadi Rp7 juta.

Namun bagi Mardiana, nilai terbesar bukan terletak pada nominal tersebut, melainkan pada kepercayaan dan wawasan yang ia peroleh untuk terus melangkah maju.

Baca Juga: Akses Makin Mudah! Stasiun Batang Kini Layani Lebih Banyak Kereta Mulai 27 April

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pelatihan merupakan kunci penting dalam mendorong kemandirian nasabah.

Nasabah PNM Mekaar memiliki potensi yang luar biasa, kapasitas usaha mereka perlu ditingkatkan melalui pelatihan dan pendampingan.

"Dari sana, nasabah bisa menemukan ide-ide baru, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperluas pasar. Inilah yang kami dorong agar mereka benar-benar naik kelas,” ujarnya.

Baca Juga: Lowongan Kerja Terbaru Minggu Ini: MUM Buka Satu Posisi untuk Penempatan di Parigi

Ia juga menambahkan bahwa akses terhadap pengetahuan bagi perempuan memberikan dampak luas, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi keluarga hingga lingkungan sekitar.

Dalam setiap langkahnya, Mardiana seakan menghidupkan kembali semangat Kartini.

Bukan sekadar tentang emansipasi, tetapi tentang keberanian untuk terus belajar dan beradaptasi.

Baca Juga: Rayakan 21 April, Ini 15 Ucapan Hari Kartini yang Bisa Kamu Bagikan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: pnm.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini