inspirasi

Dari Ubi Jadi Rezeki: KUR BRI Dorong Perempuan Desa di Kaki Gunung Ciremai Bangkit dan Mandiri

Sabtu, 17 Mei 2025 | 20:30 WIB
KUR BRI memiliki peran penting dalam usaha Hayanah membangkitkan perekonomian desa melalui bisnis ubi. (bri.co.id)

“Saya selalu menekankan ke teman-teman, ini bukan sekadar usaha, tapi juga cara kita menuntut ilmu dan membantu keluarga,” kata Hayanah.

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Senilai Rp42,23 Triliun Hingga Akhir Maret 2025, 62 Persen ke Sektor Produksi

Semangat itu pun menular. Jumlah anggota kini telah mencapai lebih dari 100 orang.

Produk olahan KWT Sri Mandiri pun berkembang, mulai dari dijual langsung ke pelanggan hingga menembus ritel modern.

Titik balik terjadi saat mereka menjalin kemitraan dengan jaringan minimarket, yang kini menjual produk mereka di lebih dari 1.400 gerai di wilayah Cirebon hingga Brebes.

Baca Juga: Tiket BRI Liga 1 Bisa Dibeli dari Rumah, Cukup Lewat BRImo! Begini Langkah-Langkahnya

Tak hanya di dalam negeri, produk KWT juga mulai menembus pasar ekspor ke Malaysia dan Korea.

Meski masih berskala kecil, langkah ini membuka peluang lebih besar ke depan.

Pandemi sempat menghambat pengiriman ke Bali, namun mereka terus memperkuat jaringan di wilayah Jabodetabek dan Cirebon.

Baca Juga: Beli Tiket BRI Liga 1 Lewat BRImo Lebih Mudah dan Praktis, Simak Tutorialnya

Lebih dari sekadar usaha ekonomi, kehadiran KWT Sri Mandiri membawa perubahan sosial.

Perempuan-perempuan yang semula hanya berkutat di rumah kini menjadi pelaku ekonomi mandiri yang turut menopang keluarga.

“Kami bukan hanya mencari uang, tetapi juga ilmu dan kebersamaan. Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan punya kekuatan untuk bertahan dan berkembang,” ujar Hayanah.

Baca Juga: BRI dan Holding Ultra Mikro Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Perempuan di Hari Kartini

Perjalanan usaha ini pun tak lepas dari peran BRI.

Halaman:

Tags

Terkini