Kabar BUMN - Cerita inspiratif dari lapangan hadir dari Pulau Saparua, Ambon, wilayah kepulauan yang lekat dengan tantangan akses dan jarak.
Dari daerah inilah sosok Selly, seorang ibu rumah tangga sekaligus nasabah inspiratif PNM Mekaar, menunjukkan keteguhan hati menjadikan pendidikan sebagai panggilan hidupnya.
Bu Selly dikenal sebagai pendiri TK Sintiche, taman kanak-kanak gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Baca Juga: Bank Mandiri Resmi Luncurkan Skuad Lengkap Jakarta Livin’ Mandiri, Siap Tempur di Proliga 2026 Putri
Dengan keterbatasan yang ada, ia membiayai seluruh operasional sekolah seorang diri.
Dalam perjalanannya, Bu Selly bahkan sempat berada di titik hampir menyerah.
Demi menjaga sekolah tetap berjalan, ia memulai usaha warung kecil.
Baca Juga: Curug Cipanas Nagrak, Alternatif Wisata Alam untuk Melepas Lelah
Titik balik datang pada 2022, ketika ia bertemu PNM melalui program Mekaar yang memberinya akses permodalan sekaligus pelatihan usaha.
Sejak bergabung dengan Mekaar, usaha Bu Selly perlahan berkembang, TK Sintiche tetap bertahan, dan kini bahkan menjadi tempat belajar bagi anak-anak dari sesama nasabah Mekaar.
Kisahnya menjadi bukti bahwa dari pulau kecil dan peran sederhana seorang guru, lahir kekuatan besar yang mampu mengubah masa depan anak-anak dan lingkungan sekitarnya.
Baca Juga: Tumbuh 12,02 Persen, KAI Layani 4,17 Juta Pelanggan Selama Nataru 2025/2026
Perjalanan Bu Selly pun tidak ia jalani seorang diri.
Pendampingan dari Account Officer (AO) PNM Mekaar serta pertemuan kelompok mingguan menjadi ruang belajar bersama yang memperkuat kepercayaan diri sekaligus kapasitas kepemimpinannya.