“Dulu beta cuma pikir bagaimana caranya bantu ekonomi keluarga.
Baca Juga: Panduan Berbelanja di Don Quijote, Jepang, Toko Serba Ada dengan Harga Murah
"Tapi sejak ikut Mekaar, beta belajar pimpin kelompok, saling berbagi, dan percaya kalau usaha kecil juga bisa berkembang asal jalan sama-sama.
"Dari pertemuan tiap minggu dan pendampingan itu, beta jadi lebih berani dan lebih yakin jalani semua,” ujar Selly.
Kisah Bu Selly mencerminkan harapan yang terus dirawat.
Baca Juga: DAMRI Logistik Hadirkan Pengiriman Cepat, Paket Jabar–Lampung Ditargetkan Tiba Keesokan Hari
PNM hadir tidak sekadar sebagai pemberi pinjaman, tetapi sebagai pendamping dalam setiap langkah kecil agar para nasabah berani menatap masa depan.
Melalui Mekaar, pembiayaan menjadi proses belajar untuk menata usaha, menguatkan diri, dan bertumbuh bersama kelompok yang saling mendukung.
Dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya, PNM memastikan kapasitas usaha para nasabah meningkat secara bertahap, sehingga mereka yang dahulu hanya bertahan kini memiliki keyakinan untuk bermimpi lebih jauh dan melangkah lebih kuat menuju kesejahteraan.
Baca Juga: Jangan Asal Tinggal, Ini Tips Menjaga Rumah Tetap Aman Saat Liburan
Komitmen tersebut tercermin dalam hasil Customer Survey Indeks Mekaar 2024.
Sebanyak 72 persen nasabah merasakan peningkatan peran dalam pengambilan keputusan keluarga, 74 persen mengalami kenaikan pendapatan setelah bergabung, 78 persen telah memiliki serta memahami implementasi laporan keuangan usaha, dan 90 persen merasakan dampak kemandirian finansial.
Menanggapi capaian tersebut, Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary menegaskan bahwa hasil ini memperkuat arah pemberdayaan PNM ke depan.
Baca Juga: Kesempatan Karier di Sektor Maritim, PELNI Rekrut Pegawai Kontrak PKL Tahun 2026
“Ini bukan sekedar survei, di balik angka-angka ini, ada cerita tentang ibu-ibu yang kini lebih berani berpendapat di rumahnya, usaha yang perlahan tumbuh, dan keluarga yang mulai berdiri di atas kakinya sendiri.