Ia aktif memberikan pemahaman mengenai manfaat menabung, penggunaan layanan perbankan, serta pentingnya bertransaksi melalui sistem keuangan formal.
Baca Juga: DAHSYAT 2026 Digelar, PT Dahana Berbagi Kebahagiaan di Yayasan Daarul Hijrah
Perlahan, upaya tersebut membangun kepercayaan warga sekaligus mendorong mereka untuk lebih mengenal dan memanfaatkan layanan perbankan secara optimal.
Setelah 8 tahun menjadi BRILink Agen, Rumiatun mengucapkan terima kasih pada BRI yang sudah memberikan kesempatan, sehingga dapat membantu transaksi keuangan masyarakat sekitarnya.
Rumiatun pun memancang harapan untuk dapat terus mengoptimalkan layanan BRILink Agen sebagai tambahan usaha dengan cara meningkatkan jumlah transaksi, serta memperluas jaringan pelanggan.
Ia menilai, dengan pelayanan yang konsisten, jujur, dan amanah, BRILink Agen Rumiatun dapat tetap eksis, dipercaya, dan menjadi pusat layanan keuangan sekaligus pusat kebutuhan pertanian bagi masyarakat sekitar.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan, sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perputaran roda perekonomian, BRI juga terus mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai BRILink Agen.
Hingga akhir Desember 2025, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,1 juta agen atau tumbuh 12,2 persen secara YoY. Agen-agen tersebut tersebar di 66 ribu desa, menjangkau lebih dari 80 persen penjuru negeri, termasuk di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Baca Juga: Nyepi di Bali, ASDP Berlakukan Penghentian Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok
“Peran BRILink Agen tersebut kini telah bertransformasi, dari penyedia layanan transaksi menjadi lifestyle micro provider. Hal tersebut menggambarkan konsistensi BRI dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan memberdayakan,” pungkas Akhmad.***