inspirasi

Bangkit dari Dampak Pandemi Bersama PNM Mekaar, Ibu Ila Ubah Mesin Jahit Jadi Harapan Baru bagi Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:00 WIB
Berawal dari masa sulit saat pandemi, Ibu Ila bangkit bersama PNM Mekaar hingga mampu menyekolahkan anak dan memiliki rumah layak. (pnm.co.id)

Kabar BUMN - Pandemi Covid-19 menjadi masa yang penuh tantangan bagi Ibu Ila dan keluarganya. Saat kondisi ekonomi rumah tangga terguncang akibat suaminya mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), perempuan tersebut juga tengah menjalani masa kehamilan.

Di tengah berbagai keterbatasan, kebutuhan keluarga dan masa depan pendidikan anak tetap harus dipersiapkan.

Namun, situasi sulit itu tidak membuat Ibu Ila menyerah pada keadaan.

Baca Juga: PT MUM Buka Lowongan Kerja di Semarang, Syarat Pendidikan Minimal D3 Ekonomi

Ia memilih untuk bangkit dan mencari peluang baru melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Dengan keberanian untuk memulai dari langkah sederhana, Ibu Ila memutuskan menekuni usaha menjahit dari rumah.

Perjalanan Ibu Ila menjadi gambaran semangat perempuan prasejahtera yang berupaya keluar dari keterpurukan di tengah masa-masa yang tidak mudah.

Baca Juga: Kebanyakan Makan Daging Kurban Bikin Sembelit? Ini 6 Tips Ampuh untuk Mengatasinya

Berbekal akses permodalan yang diperoleh melalui PNM Mekaar, ia membeli sebuah mesin jahit sebagai modal awal membangun usaha.

Bagi Ibu Ila, mesin jahit tersebut bukan hanya sekadar alat untuk bekerja, tetapi juga simbol harapan baru bagi keluarganya.

Dengan tekad untuk terus belajar dan bekerja keras, ia mulai menerima berbagai pesanan jahitan, memperbaiki pakaian, hingga secara bertahap membangun kepercayaan pelanggan di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Siap Terjun Saat Bencana, Volunteer ERG PT TIMAH Dapat Pembekalan Khusus

“Saya tidak bisa hidup seperti ini terus, pasrah sama keadaan. Saya harus bangkit. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, karena program PNM Mekaar sangat bermanfaat bagi UMKM di Indonesia. Dari program ini, saya bisa menyekolahkan anak saya dan memiliki rumah yang layak,” ujar Ibu Ila.

Ucapan tersebut menjadi cerminan perjalanan panjang yang telah dilaluinya.

Halaman:

Tags

Terkini