lipsus

Selenggarakan Workshop Strategic Communication, FH BUMN Wadahi Standardisasi Framework dan Kompetensi Humas BUMN

Senin, 17 November 2025 | 19:30 WIB
Forum Humas BUMN (FH BUMN) menyelenggarakan workshop terkait strategi komunikasi pada 17-18 November 2025 di Jakarta.

Kabar BUMN - Dengan tujuan meningkatkan  kompetensi  praktisi humas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengukur efektivitas komunikasi, Forum Humas BUMN (FH BUMN) menyelenggarakan workshop terkait strategi komunikasi pada 17-18 November 2025 di Jakarta.

Workshop yang mengangkat tema Navigating Corporate Communication: A Strategic Communication Approach ini diikuti 24 praktisi humas dari 15 BUMN dari beragam bidang usaha.

Ketua Bidang Talent Development FH BUMN Nixon Sitorus mengapreasiasi praktisi humas dan BUMN yang mengikuti workshop strategi komunikasi ini mengingat arti penting pengukuran dalam penerapan program komunikasi kehumasan BUMN.

Baca Juga: Livin' Run Fest 2025 Sukses Digelar di Palembang, Ribuan Warga Meriahkan Ajang Lari, Musik, UMKM, dan Inovasi Digital Bank Mandiri

“Pengukuran yang jelas memberikan bukti dampak dari kegiatan humas, termasuk memantau perusahaan yang menjadi kompetitor, sehingga kita dapat mengembangkan strategi yang lebih unggul,” urai Nixon.

Nixon menilai belasan BUMN yang mengirimkan praktisi humasnya mengikuti workshop masuk dalam kategori sehat, karenanya ia mendorong agar seluruh peserta mampu menjaga citra perusahaannya, dan bisa mentransformasikan kinerja tersebut agar dapat terinformasikan dengan lebih baik lagi.

Direktur Eksekutif FH BUMN Fey Shinta menambahkan, workshop Strategic Communication ini mengajarkan pendekatan PESO Model dan AMEC framework, dua tools komunikasi yang diakui secara internasional.

Baca Juga: KL Forest Eco Park, Taman Hijau dengan Kealamian yang Menyegarkan di Tengah Kesibukan Kota Kuala Lumpur

Menurut Fey, subjek strategi komunikasi dipilih berdasarkan kebutuhan para praktisi kehumasan BUMN, yang dalam melaksanakan tugasnya belum semua menggunakan PESO dan AMEC.

“Kedua tools internasional ini telah menjadi tren kehumasan sejak beberapa tahun ke belakang, sehingga harapan kami praktisi humas BUMN memiliki pengetahuan, kompetensi, dan standar yang sama nantinya,” jelas Fey.

PESO merupakan akronim dari empat jenis media yang digunakan dalam strategi komunikasi terintegrasi, yakni Paid, Earned, Shared, Owned (media).

Baca Juga: Telkom Raih Dua Penghargaan dari Komdigi di Ajang Anugerah Media Humas 2025

Model ini membantu praktisi humas untuk merencanakan dan mengimplementasikan aktivitas komunikasi yang lebih holistik dan terukur, tidak hanya mengandalkan media yang diperoleh (earned media) saja. 

Sementara AMEC (Association of Measurement and Evaluation of Communication) adalah asosiasi global yang mengembangkan standar dan kerangka kerja untuk pengukuran dan evaluasi komunikasi. 

Halaman:

Tags

Terkini

Tiga Tahun Menjadi Nakhoda BUMN

Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:06 WIB

Selangkah Menuju Pertemuan Petinggi Dunia

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:00 WIB

G20: Dari Kopi Hingga Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Juni 2022 | 12:34 WIB

PLTA Poso, Pembangkit EBT Terbesar di Indonesia Timur

Jumat, 25 Februari 2022 | 17:00 WIB