Cara Sehat Bermedia Sosial, Kurangi Waktu Membuka, Kurangi Kebiasaan Mengomentari Semua

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 17 Juli 2023 | 09:00 WIB
Ilustrasi. Membuka media sosial. (Cottonbro Studio/Pexels)
Ilustrasi. Membuka media sosial. (Cottonbro Studio/Pexels)

Kabar BUMN - Media sosial memang pisau bermata dua. Di satu sisi, menjadi sumber informasi dan hiburan serta berbagi keceriaan dengan orang-orang terdekat.

Di sisi lain, media sosial mungkin membuat orang jadi antisosial, mudah cemas, rendah diri dan kerap membandingkan diri dengan kesuksesan orang lain. Keseringan bermedia sosial juga bisa merusak pola tidur dan membuat orang cenderung kurang bergerak.

Baik atau buruk bermedia sosial sepenuhnya tergantung diri sendiri mengatur penggunaannya. Ini beberapa cara yang bisa dilakukan agar penggunaan media sosial bisa lebih sehat dan berguna bagi diri sendiri.

Baca Juga: Stop Oversharing: Perilaku Bijak Bermedia Sosial Bagi Profesional dan Pekerja

1.Gunakan kuota waktu
Membuka media sosial bisa membuat orang lupa waktu. Tanpa sadar 3-4 jam terlewatkan begitu saja.

Apalagi di akhir pekan dan tidak kemana-mana, orang bisa belasan jam scrolling Instagram, Facebook atau TikTok. Orang jadi malas mengerjakan apa-apa.

Untuk menghindarinya gunakan kuota waktu. Dalam sehari batasi durasi penggunaan media sosial. Misalnya di hari kerja, cukup 30 menit saja di kantor. Lalu, di rumah cukup 60 menit.

Baca Juga: Kecanduan Main Medsos Tidak Baik, Simak 5 Tips untuk Mengatasinya

2. Seleksi siapa yang di-follow
Kebanyakan follow membuat waktu scrolling media sosial semakin lama. Karenanya batasi siapa saja yang perlu di-follow.

Sebaiknya follow akun-akun yang bersifat positif dan memberikan banyak ilmu bagi Anda. Tidak perlu terlalu banyak follow selebriti atau influencer.

Gaya hidup mereka yang cenderung berfoya-foya atau pamer, juga bisa membuat Anda kerap membandingkan hidup mereka dengan mereka. Ini malah membuat frustasi.

Baca Juga: Carpal Tunnel syndrom, Penyakit Jari dan Pergelangan Tangan Akibat Keseringan Menggunakan Ponsel

3. Matikan notifikasi
Setiap media sosial punya tombol notifikasi yang berfungsi untuk memberikan peringatan bila ada update terbaru. Ini juga yang membuat orang tergoda membuat media sosial.

Bayangkan bila memiliki lebih dari satu media sosial, berapa banyak notifikasi yang akan masuk dan betapa banyak waktu yang terbuang karena orang penasaran untuk mengecek notifikasi tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini