Waspada! Penipuan yang Banyak Menyasar Pelancong Saat Liburan di Luar Negeri

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 19 Juli 2023 | 17:00 WIB
Ilustrasi. Biaya taksi yang tidak sesuai argo normal salah satu jenis penipuan yang banyak menipu pelancong di luar negeri.  (Ono Kosuki/Pexels)
Ilustrasi. Biaya taksi yang tidak sesuai argo normal salah satu jenis penipuan yang banyak menipu pelancong di luar negeri. (Ono Kosuki/Pexels)

Kabar BUMN - Kejahatan terjadi di mana saja, termasuk di negara yang kita pikir lebih modern dan maju dari negara sendiri.

Para pelancong yang tampak bingung atau baru pertama kali liburan ke negeri itulah yang seringnya jadi sasaran empuk penipu. Baik di jalan, selama menginap atau pun di lokasi wisata. Istilah kerennya, tourist scam.

Tidak perlu khawatir, yang penting tetap waspada. Lengkapi diri dengan pengetahuan yang cukup dan tidak mudah terbuai tawaran manis. Ini beberapa jenis penipuan yang sering terjadi di kawasan liburan luar negeri, terutama di Asia Tenggara.

Baca Juga: Bagi Pemula yang Baru Kali Pertama Ingin Liburan Ke Luar Negeri

1. Argo taksi yang mahal
Penipuan soal argo taksi adalah jenis penipuan klasik yang selalu dihadapi setiap turis di berbagai dunia, termasuk di kawasan Asia Tenggara.

Banyak supir taksi bandel yang sengaja memasang argo yang begitu cepat atau menggunakan jalan yang memutar pada setiap pelancong yang tiba di satu negara, terutama bila Anda baru mendarat di bandara.

Dari bandara rasanya lebih aman dan hemat bila menggunakan MRT atau bus. Kalau pun menggunakan taksi gunakan yang resmi. Tanyakan dulu harga sebelum Anda naik. Cek juga apakah taksi tersebut punya argo atau tidak.

Baca Juga: DAMRI Launching Angkutan Bandara Soekarno Hatta - Mega City Bekasi

2. Menjual batu berharga
Batu berharga seperti emas, berlian atau batu giok digemari turis. Jenis batu-batuan seperti ini banyak dijual di Asia Tenggara dengan harga relatif murah dibandingkan di negara lain.

Bila tertarik dengan jenis seperti ini harus hati-hati. Jangan menerima tawaran penjualan dengan harga murah yang ada di pinggir jalan. Cari toko khusus yang sudah punya sertifikat.

Jangan juga merasa iba bila didatangi orang yang bilang mereka butuh uang cepat dan mau menjual batu-batu berharga. Kebanyakkan ini adalah penipuan.

Baca Juga: Silakan Berhitung, Inilah Rincian Biaya Bagi yang Baru Kali Pertama Liburan ke Luar Negeri

3. Sumbangan rumah ibadah dan anak tak mampu
Bukannya tidak boleh menyumbang untuk rumah beribadah atau yayasan anak tak mampu, tetapi banyak permintaan sumbangan hanyalah kedok penipuan.

Uang yang didapat tidak disalurkan pada yang benar-benar membutuhkan. Waspadai tindakan penipuan semacam tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: nomadicmatt.com, southeasasiabackpacker.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini