Asal-usul Panjat Pinang dan Lomba Tradisional Lain di Perayaan 17 Agustus

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 16 Agustus 2023 | 17:00 WIB
Lomba makan kerupuk yang selalu lucu dan seru. (goodnewsfromindonesia.com)
Lomba makan kerupuk yang selalu lucu dan seru. (goodnewsfromindonesia.com)

Baca Juga: Punya Rencana Muncak saat 17 Agustus? Ini 5 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Naik Gunung

4. Tarik tambang
Perlombaan tarik tambang adalah lomba di mana dua tim berusaha untuk menarik seutas tali tambang.

Siapa yang paling kuat menarik lawan melewati batas garis yang ditentukan, itulah pemenangnya.

Pertandingan ini terlihat sederhana. Namun, ini jadi simbol persatuan dan kekompakan saat melawan penjajah.

Baca Juga: Spot Diving yang Direkomendasikan Untuk Merayakan Kemerdekaan RI di 17 Agustus

5. Panjat Pinang
Tradisi lomba panjat pinang sudah ada jauh sebelum kemerdekaan.

Dulu lomba panjat pinang dilaksanaan pada tanggal 31 Agustus untuk memperingati Koningginnedag. Yaitu hari kelahiran Ratu Wilmena dari Belanda.

Pada masa itu dilakukan berbagai festival dan pertandingan. Salah satunya yang paling populer adalah panjat pinang.

Baca Juga: Jelang 17 Agustus, Yuk Napak Tilas Momen Kemerdekaan Indonesia ke 5 Tempat Ini

Pada masa kolonial Belanda, panjat pinjang disebut dengan de Klimmast, yang artinya memanjat tiang. Yang bertanding adalah masyarakat pribumi dan ditonton orang Belanda.

Agar lebih meriah peserta tidak sekadar memanjat pohon pinang yang licin tetapi juga berusaha untuk merebut hadiah yang sudah digantung di pada puncak pohon.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini