Tradisi Unik Berbagai Suku di Indonesia yang Masih Dipertahankan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 22 Agustus 2023 | 18:30 WIB
Festival Tabuik masyarakat Pariaman, Sumatra Barat. (wikipedia)
Festival Tabuik masyarakat Pariaman, Sumatra Barat. (wikipedia)

Mereka yang terlibat tubuhnya akan dibaluri lumpur dan cairan warna hitam serta dipasangi tanduk dan telinga buatan yang mirip dengan kerbau.

Baca Juga: 8 Kuliner Unik yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Wisata ke Banyuwangi

4. Tabuik
Tradisi khas ini dilakukan masyarakat Pariaman di Sumatra Barat. Bisa dibilang ini juga festival tahunan memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad, Hussein bin Ali, pada tanggal 10 Muharram.

Festival Tabuik sudah ada sejak awal abad 19 dibawa pasukan Tamil Muslim dari India dan kemudian menjadi tradisi masyarakat Pariaman.

Dalam tradisi ini ditampilan lagi Pertempuran Karbala sambil memainkan drum tassa dan dhol. Tabuik berarti usungan jenazah dan dilabuhkan ke laut.

Baca Juga: Meugang: Tradisi Lebaran di Aceh untuk Mempererat Silaturahmi

Grebeg Syawal (gudeg.net)

5. Grebeg Syawal
Grebeg Syawal adalah salah satu tradisi yang termasuk terkenal dan jadi atraksi turis yang paling ditunggu. Tradisi ini sudah lama dilakukan Kraton Yogyakarta.

Dalam setahun tradisi Grebeg dilakukan sebanyak tiga kali; Grebeg Syawal yang dilakukan pada tanggal 1 Syawal atau Lebaran, Grebeg Besar yang dilakukan pada tanggal 10 Besar atau Idul Adha dan Grebeg Mulud yang dilakukan saat Maulid Nabi tanggal 12 Mulud.

Grebeg artinya diiringi atau diantar. Pada tradisi ini para prajurit dan abdi dalam keraton membawa gunungan dari keraton ke Masjid Gedhe.

Baca Juga: Grebeg Syawal Yogyakarta, Tradisi Rebutan Gunungan Penuh Berkah

Setelah didoakan gunungan yang berisi aneka makan tersebut dibagikan untuk masyarakat.

Banyak masyarakat dan juga turis yang datang berebutan untuk mendapatkan makanan dari gunungan tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini