Kabar BUMN - Pekalongan pernah dinobatkan sebagai Kota Kreatif oleh UNESCO tahun 2014 untuk kategori Kerajinan dan Kesenian Rakyat.
Tidak heran karena sejak zaman dahulu Pekalongan memiliki banyak kerajinan kain batik.
Batik khas pesisir ini menjadi ciri khas dari kerajinan rakyat di kota Pekalongan.
Baca Juga: 5 Kampung Batik di Beberapa Penjuru Pulau Jawa, di Jakarta Juga Ada, Lho
Kampung Batik Kauman jadi bukti bagaimana batik menjadi bagian kehidupan masyarakat Pekalongan.
Bagi pecinta batik, wajib mampir ke Kampung Batik Kauman di Pekalongan.
Tidak hanya untuk borong batik tapi juga menikmati bangunan-bangunan tua di sana.
Baca Juga: Bentuk SIBA, PTBA Ingin Dorong Perkembangan Pengrajin Batik Kujur
Sudah berdiri sejak abad 18
Kampung batik Kauman bisa dibilang sebagai kampung pertama di Pekalongan.
Diperkirakan Kampung Batik Kauman sudah dibangun sejak abad 18.
Di Kampung Batik Kauman, pengunjung bisa menemukan Masjid Agung Al Jami yang berdiri tahun 1852.
Masjid ini dibangun pada masa Raden Ario Wirio Tumengung Adi Negoro.
Baca Juga: Kisah Erawati, Pengusaha Batik Perempuan Asal Blora yang Sukses Berkat Program Binaan PNM
Masjid Agung Al Jami mengambil gaya arsitektur Jawa Arab.
Artikel Terkait
Mau ke Banda Neira? Berikut Rekomendasi 6 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi, Indah dan Kaya Nilai Sejarah
Ide Liburan Seru di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Batam
Bukan Cikini ke Gondangdia, Ini Walking Tour di Kawasan Cikini Saja, Penuh Sejarah dan Romantisme Masa Lampau
Walking Tour di Solo, Tempat Wisata di Sekitar Stasiun Balapan
Kampung Bali di Bekasi, Masuk ke Sini Benar-benar Serasa Berada Di Pulau Dewata