Kabar BUMN - Danau Poso adalah danau terbesar ketiga di Indonesia setelah Danau Toba di Sumatra Utara dan Danau Singkarak di Sumatra Barat.
Secara geografis, Danau Poso yang mempunyai kedalaman mencapai 450 meter ini terletak di Kota Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Dilansir Kabarbumn.com dari indonesia.go.id, Danau Poso memiliki banyak keunikan, yang menjadikannya sebagai destinasi pilihan wisatawan.
Selain pasirnya berwarna kuning keemasan, gelombang air di danau ini juga mirip dengan gelombang laut.
Jika lihat secara seksama, warna air di Danau Poso juga cukup unik.
Di bagian pinggir danau, airnya terlihat berwarna hijau sedangkan di bagian tengah danau warna ainya menjadi biru.
Baca Juga: Konsistensi Jalankan Good Mining Practice Antar PTBA Raih Lima Penghargaan dari Kementerian ESDM
Keunikan dan kekhasan dari Danau Poso ini telah menggerakkan pemangku kepentingan di Sulawesi Tengah untuk mengembangkannya menjadi salah satu destinasi wisata provinsi itu.
Pemprov setempat juga berencana menjadikan Danau Poso sebagai warisan geologi dan mengembangkannya menjadi taman bumi atau geopark.
Tak hanya itu, usulan untuk menjadikan situs warisan geologis Danau Poso ini juga didorong oleh keinginan masyarakat dari berbagai lapisan yang berasal dari unsur agamawan, peneliti, hingga para sejarawan.
Danau Poso layak dijadikan pusat geopark karena telah memenuhi sejumlah syarat.
Beberapa diantaranya terdapat danau purba, menjadi pusat penelitian biologi karena ada 20 jenis endemi dan memiliki pusat arkeologi, kekayaan biodiversity, serta adanya cerita misteri dari danau itu sendiri.
Artikel Terkait
Mirip di Banda Neira, Padahal Wisata Danau yang Punya Pemandangan Spektakuler Ini Ada di Wonosobo
Mengintip Pesona Alam Danau Kelimutu di Flores, Danau Unik yang Memiliki Tiga Warna
Berhawa Sejuk dan Dikelilingi Pegunungan, Danau Cantik di Minahasa Ini Cocok Jadi Tempat Healing
Mulai dari Bersepeda hingga Rafting, 5 Aktivitas Olahraga Seru Ini Bisa Kamu Coba Saat Liburan ke Danau Ranau
Momen Liburan Mengesankan, Berenang Bersama Ubur-ubur Jinak di Danau Kakaban, Kalimantan Timur