Penjual bakso tusuk dan siomay ini tidak berdagang setiap hari. Mereka hanya boleh dagang di akhir pekan saja.
Baca Juga: QR Pedagang di BRImo, Mudahkan Transaksi Jual Beli Tanpa Uang Tunai
4. Warung Mbok Yem di Gunung Lawu
Barang kali salah satu warung yang paling legendaris di antara pendaki gunung adalah Warung Mbok Yem.
Warung ini berlokasi beberapa meter saja dari puncak Hargo Dumillah, puncak tertinggi dari Gunung Lawu.
Gunung Lawu sendiri memiliki ketinggian 3.265 mdpl.
Warung Mbok Yem sering jadi tempat peristirahatan pendaki yang sudah mencapai puncak.
Di sini tersedia menu ala warteg seperti mie instan, pecel, aneka gorengan dan berbagai minuman.
Mbok Yem sudah berjualan sejak tahun 1980-an.
Baca Juga: Hidden Gem di Wonogiri, Telaga Air di Lereng Pegunungan Lawu Ini Tawarkan Pemandangan Menakjubkan
Selain berfungsi sebagai warung, Mbok Yem juga menjadikannya tempat tinggal.
Mbok Yem hanya turun ke desa tidak lebih dari lima kali saja dalam setahun.***
Artikel Terkait
Satu-satunya Gunung yang Puncaknya Bisa Didaki Pakai Kendaraan Bermotor Ini Bak Negeri di Atas Awan
Bukit Sanjaya, Spot Terbaik untuk Berburu Pemandangan Puncak Gunung Merapi-Merbabu dari Selo
Eksplorasi Wisata Air Terjun Parang Ijo, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Lawu
Jembatan Plunyon Kalikuning, Tempat Wisata di Lereng Gunung Merapi yang Jadi Tempat Syuting KKN Desa Penari
Serunya Mendaki Gunung Terkecil di Wonosobo, Cuma 10 Menit Sudah Sampai Puncak untuk Nikmati Pemandangan Indah