Kabar BUMN - Berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan, rasanya kurang lengkap jika belum singgah dan mencicipi makanan khasnya, Coto Makassar.
Coto merupakan sup khas Makassar yang terbuat dari jeroan dan potongan daging sapi atau kerbau.
Daging dan jeroan kemudian dimasak dengan campuran 40 bumbu lokal sehingga menghasilkan cita rasa yang kaya.
Hidangan ini hampir sama dengan soto yang ada di Pulau Jawa, perbedaan yang paling mencolok antara keduanya adalah pada warna kuah.
Kuah coto berwarna lebih gelap dibandingkan dengan soto yang relatif bening atau kuning.
Berdasarkan sejarah, Coto Makassar telah lama disajikan sejak zaman kerajaan yakni pada 1538.
Hidangan ini ditemukan oleh koki kerajaan dan hanya disajikan untuk para petinggi, tamu istimewa atau ritual adat Kerajaan Gowa.
Namun, ada versi lain yang menyebutkan bahwa coto ditemukan oleh masyarakat kalangan bawah untuk disajikan kepada pengawal di pagi hari sebelum bertugas.
Berikut ini adalah beberapa rekomendasi warung Coto Makassar yang populer dengan kelezatannya yang melegenda:
- Coto Nusantara
Sesuai dengan namanya, kedai ini berlokasi di Jalan Nusantara No. 32, Kelurahan Ende, Kecamatan Wajo dan memiliki cabang di Jalan Merpati No. 2, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso
Biasanya para wisatawan yang menginap di sekitar Pantai Losari akan berkunjung ke warung Coto Nusantara karena lokasinya yang cukup dekat.
Coto Nusantara merupakan salah satu warung legendaris karena sudah berdiri sejak tahun 1990-an.
Artikel Terkait
Mengapa Sering Terjadi Gempa di Indonesia?
Pertamina Buka SMEXPO 2023 Wujudkan Visi Berkelanjutan
Brantas Abipraya Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Jalan di IKN
10 Pramudi DAMRI Terima Penghargaan dari PT Transjakarta
Menyaksikan Keindahan Bawah Laut yang Mendunia di Pulau Hoga Wakatobi