Belajar Toleransi di Beji Antaboga, Hutan di Banyuwangi yang Jadi Tempat Ibadah 6 Agama di Indonesia

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 27 November 2023 | 11:00 WIB
Hutan Beji Antaboga, wisata religi di Banyuwangi yang punya tempat ibadah 6 agama. (Instagram/@bwi.story)
Hutan Beji Antaboga, wisata religi di Banyuwangi yang punya tempat ibadah 6 agama. (Instagram/@bwi.story)

Di tempat berdirinya kelima pohon tersebut kemudian dibangun Pura Anantha Boga.

Baca Juga: Satu-satunya Pantai yang Airnya Warna Hijau, Hidden Beach di Banyuwangi Ini Punya Pesona Bak Surga Tersembunyi

Selain itu, di sisi selatan pura tersebut terdapat patung Nyi Roro Kidul.

Tidak jauh dari patung tersebut, terdapat mushola yang merupakan tempat ibadah umat Islam.

Sementara di sisi utara Pura Anantha Boga terdapat patung Dewi Kwang Im yang menjadi simbol agama Budha dan Konghuchu.

Baca Juga: Tidak Jauh dari Banyuwangi, Pantai Cantik di Ujung Timur Pulau Jawa Ini Punya Pesona yang Manjakan Mata

Tidak jauh dari patung Dewi Kwang Im, terdapat patung Bunda Maria, Yesus, dan Bunda Veta yang menjadi simbol agama Kristen dan Katolik.

Karena keberadaan simbol dan tempat ibadah beragam agama di Indonesia itu, hutan Beji Antaboga menjadi simbol toleransi seperti yang tertuang dalam Bhinneka Tunggal Ika.

Suasana hutan yang asri sangat mendukung prosesi ibadah yang membutuhkan ketenangan.

Baca Juga: Nikmati Pengalaman Unik Melihat Penyu Secara Langsung di Pantai Sukamade Banyuwangi

Banyaknya tanaman serta kolam-kolam membuat suasana di hutan Beji Antaboga terasa sejuk.

Menariknya, pengunjung yang datang ke Beji Antaboga tidak dikenakan tarif khusus.

Pihak pengelola hanya meminta retribusi seikhlasnya dari wisatawan yang berkunjung ke Beji Antaboga.

Baca Juga: Berkunjung ke Pulau Tabuhan, Surga Tersembunyi di Banyuwangi yang Dijuluki Mutiara Baru

Menarik bukan? Jadi kapan mau berkunjung ke Beji Antaboga?***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: Sumenep Network

Tags

Artikel Terkait

Terkini