Di tempat berdirinya kelima pohon tersebut kemudian dibangun Pura Anantha Boga.
Selain itu, di sisi selatan pura tersebut terdapat patung Nyi Roro Kidul.
Tidak jauh dari patung tersebut, terdapat mushola yang merupakan tempat ibadah umat Islam.
Sementara di sisi utara Pura Anantha Boga terdapat patung Dewi Kwang Im yang menjadi simbol agama Budha dan Konghuchu.
Tidak jauh dari patung Dewi Kwang Im, terdapat patung Bunda Maria, Yesus, dan Bunda Veta yang menjadi simbol agama Kristen dan Katolik.
Karena keberadaan simbol dan tempat ibadah beragam agama di Indonesia itu, hutan Beji Antaboga menjadi simbol toleransi seperti yang tertuang dalam Bhinneka Tunggal Ika.
Suasana hutan yang asri sangat mendukung prosesi ibadah yang membutuhkan ketenangan.
Baca Juga: Nikmati Pengalaman Unik Melihat Penyu Secara Langsung di Pantai Sukamade Banyuwangi
Banyaknya tanaman serta kolam-kolam membuat suasana di hutan Beji Antaboga terasa sejuk.
Menariknya, pengunjung yang datang ke Beji Antaboga tidak dikenakan tarif khusus.
Pihak pengelola hanya meminta retribusi seikhlasnya dari wisatawan yang berkunjung ke Beji Antaboga.
Baca Juga: Berkunjung ke Pulau Tabuhan, Surga Tersembunyi di Banyuwangi yang Dijuluki Mutiara Baru
Menarik bukan? Jadi kapan mau berkunjung ke Beji Antaboga?***
Artikel Terkait
Bukan Pertama Kali Meraih Penghargaan Bergengsi, Bandara Banyuwangi Kini Dapat Penghargaan Subroto Award 2023
Satu-satunya Pantai yang Airnya Warna Hijau, Hidden Beach di Banyuwangi Ini Punya Pesona Bak Surga Tersembunyi
Jalan-Jalan ke Banyuwangi Jangan Lupa Singgah dan Cicipi Rujak Soto, Kuliner khas yang Unik dan Nagih
Watu Dodol Hotel & Restaurant, Rekomendasi Penginapan di Banyuwangi yang Sajikan Panorama Birunya Selat Bali
Menikmati Suasana Magis Bak Negeri Dongeng di Hutan De Djawatan Banyuwangi