Kabar BUMN - Di Sulawesi Tengah, tepatnya di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) ada sebuah danau yang sangat unik.
Danau yang dimaksud adalah Danau Tendetung di Kecamatan Totikum Selatan.
Memiliki panjang 2,5 km dan lebar bervariasi dari 600-800 meter, Danau Tendetung masuk ke dalam wilayah administrasi tiga desa sekaligus, yakni Desa Peley, Desa Kanali, dan Desa Tobungku.
Baca Juga: Berwisata ke Danau Mantano, Danau Indah yang di Dasarnya Ada Peninggalan Benda Bersejarah
Dilansir KabarBUMN.com dari pariwisata.banggaikep.go.id, keunikan Danau Tendetung ada pada kondisi airnya.
Saat air tergenang, Danau Tendetung terlihat seperti danau pada umumnya.
Namun, beda cerita saat airnya surut.
Baca Juga: 4 Tempat Terbaik untuk Mendapatkan Pemandangan Danau Toba Secara Menyeluruh
Danau Tendetung akan terlihat seperti sungai yang berkelok-kelok.
Karena kondisi tersebut, masyarakat sekitar biasanya menyebutnya dengan 101 Kelokan.
Pasang dan surutnya air di Danau Tendetung sendiri berkaitan dengan legenda yang beredar di masyarakat.
Legenda yang dimaksud adalah kisah cinta sepasang kekasih dari Kampung Kanali bernama Sundano dan Kekiap yang berakhir tragis karena tidak direstui kedua orang tuanya.
Kelokan yang muncul saat Danau Tendetung muncul diyakini merupakan bekas perahu yang digunakan pasangan kekasih itu untuk melarikan diri.
Artikel Terkait
Liburan di Toya Devasya Hot Spring, Bisa Berendam di Kolam Air Panas Alami yang Berbatasan Langsung dengan Danau Batur
MangoStar Maritime, Layanan Terbaik Telkomsat untuk Dukung Konektivitas di Ajang Aquabike Jetski World Championship 2023 di Danau Toba
Aquabike Jetski World Championship 2023 dan Pesta Rakyat Danau Toba Tuai Sukses, Total Pengunjung Tembus Hingga Mencapai 200.000
4 Tempat Terbaik untuk Mendapatkan Pemandangan Danau Toba Secara Menyeluruh
Berwisata ke Danau Mantano, Danau Indah yang di Dasarnya Ada Peninggalan Benda Bersejarah