Tradisi Tahun Baru Khas Masyarakat Jepang yang Bisa Dinikmati Turis Saat Liburan ke Tokyo

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 6 Desember 2023 | 17:00 WIB
Perayaan tahun baru 2019 di kawasan Shibuya (Crossing), Jepang. (sankei.com via X /@Mulboyne)
Perayaan tahun baru 2019 di kawasan Shibuya (Crossing), Jepang. (sankei.com via X /@Mulboyne)

Osechi ryori dalam kotak tiga susun. (id.wikipedia.org/Sixgimic)

Osechi Ryori
Setidaknya ada sekitar 50 jenis makanan yang jadi hidangan spesial khas tahun baru yang dikenal dengan Osechi Ryori.

Setiap makanan memiliki makna untuk kesehatan, panjang umur, kebahagiaan dan kesuksesan.

Proses menyiapkan menu Osechi Ryori cukup merepotkan dan butuh keterlibatan banyak orang.

Baca Juga: Jika Ingin Liburan Murah ke Jepang, Inilah Kota-kota Murah di Sana, Cocok Bagi Backpacker

Beberapa keluarga di Jepang masih suka membuat sendiri tetapi lebih banyak yang memesan paket menu tahun baru ini.

Anda pun bisa menikmatinya. Sejumlah supermarket dan departmen store menjual khusus menu Osechi Ryori siap jadi.

Baca Juga: Hidden Gem di Jepang yang Tawarkan Pemandangan Ala Ghibli, Tempat-tempat Wisata Ini Masih Jarang Diketahui Turis

Membunyikan lonceng di kuil
Selain kembang api yang menghiasi langit Tokyo, salah satu tradisi tahun baru lainnya adalah membunyikan lonceng di kuil-kuil.

Ini merupakan tradisi agama Buddha yang masih terus dipertahankan hingga sekarang.

Menjelang pergantian tahun, sejumlah kuil Buddha akan membunyikan lonceng sebanyak 108 kali.

Baca Juga: Selain Teh Hijau, Ini Beberapa Jenis Teh di Jepang yang Populer dan Sehat

Ini melambangkan 108 dosa manusia.

Setelah lonceng selesai dibunyikan, pengunjung yang hadir di kuil pun boleh ikut membunyikan lonceng.

Ini perlambang penyucian diri dari dosa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: japan-guide.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini