3. Gereja Blenduk
Di Semarang, Jawa Tengah, ada gereja yang atapnya berbentuk setengah lingkaran.
Atap cembung itulah yang mendasari penamaan gereja ini.
Gereja peninggalan Belanda ini sudah ada sejak 1753 lho!
Baca Juga: Sejarah Tradisi Natal yang Jarang Diketahui Orang, Mulai dari Santa Claus Sampai Pohon Natal
4. Gereja Sikka
Di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) juga ada gereja yang memiliki pengaruh arsitektur Eropa.
Gereja Sikka dibangun oleh pastor asal Portugis yang dibantu oleh Raja Sikka pada 1893.
Bangunan gereja ini meniru model Renaisans dan Barok dari Eropa yang dipadukan dengan elemen budaya setempat.
Baca Juga: Penampilan Santa Claus Sebagai Bapak Natal di Tiap Negara Ternyata Berbeda-Beda. Kenapa, Ya?
5. Gereja Palasari
Gereja yang bisa ditemukan di Jembrana, Bali ini dibangun pada 1965.
Arsitektur bangunannya masih dipengaruhi Belanda.
Namun, arsitekturnya dipadukan dengan budaya Bali.
Baca Juga: Kota-kota di Indonesia yang Selenggarakan Car Free Night di Malam Natal dan Tahun Baru
Artikel Terkait
Sejarah Tradisi Natal yang Jarang Diketahui Orang, Mulai dari Santa Claus Sampai Pohon Natal
5 Parade Natal atau Christmas Parade Terbaik di Seluruh Dunia
Hanya Disajikan di Saat Natal, Inilah 8 Hidangan Tradisional Khas Natal dari Berbagai Negara
Penampilan Santa Claus Sebagai Bapak Natal di Tiap Negara Ternyata Berbeda-Beda. Kenapa, Ya?
Rekomendasi 4 Destinasi Wisata Rohani di Indonesia yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Natal