Bagian atas dibuat dengan konsep lesehan, sedangkan bagian bawah untuk yang ingin duduk di kursi.
Angkringannya dibuat dengan model prasmanan.
Lauk diletakkan di wadah besar, pembeli bisa mengambil sendiri porsi masing-masing.
Menu yang ditawarkan beragam.
Antara lain ayam goreng, terong balado, sate usus, sate keong, urap, lodeh dan gudanan.
Tersedia juga kopi dan teh poci khas Jawa yang terkenal manis dan legit itu.
Baca Juga: Bukan Cuma Gudeg, Coba 5 Kuliner Ini Saat Wisata ke Yogyakarta
3. Angkringan Lik Man
Bisa dibilang angkringan Lik Man adalah angkringan legendaris karena sudah ada sejak tahun 1950-an.
Lokasinya di sebelah utara Stasiun Tugu.
Orang yang baru tiba tengah malam dengan kereta, pasti mencari makan di angkringan Lik Man.
Tempat ini juga yang pertama kali mempopulerkan Kopi Jos, kopi yang dicampur dengan bara arang.
Baca Juga: Jajal Minuman Legendaris Khas Jogja, Kopi Joss, Kopi Hitam dengan Arang Membara
Menu utama di angkringan Lik Man adalah nasi kucing. Satu porsinya hanya sekitar Rp2.000.
Selain itu, pengunjung bisa menikmati berbagai lauk seperti sate usus, sate telur puyuh, tahu dan tempe goreng.
Artikel Terkait
Cuma 8 Menit dari Tol Salatiga, Banyoe Angkringan Tawarkan Makan-Makan With A View
Di Jakarta Semakin Banyak Angkringan Khas Yogyakarta, Sedikit Lebih Mahal, Tetapi Rasa Bisa Dibandingkan
4 Kuliner Lezat nan Nikmat di Pasar Wonokromo, Surabaya, yang Sudah Melegenda
Daftar Pasar-pasar Unik di Indonesia, Ada yang Buka di Tengah Hutan hingga Jajakan Barang Bekas
6 Camilan dan Jajanan Zaman Dulu yang Masih Bisa Ditemukan Pasar Legi, Kotagede