Kombinasi Arsitektur Eropa dan Bali di Istana Air Taman Ujung Karangasem yang Jadi Lokasi Favorit Pre Wedding

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Februari 2024 | 15:00 WIB
Istana Air Taman Ujung dibangun sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan. (netizenri.com)
Istana Air Taman Ujung dibangun sebagai tempat peristirahatan keluarga kerajaan. (netizenri.com)

Seluruh bangunan Istana Air Taman Ujung mengombinasikan budaya Eropa dan Bali. (darmabalicarrental.com)

Kombinasi dua budaya
Dulu luas Istana Air Taman Ujung sekitar 400 hektare namun sekarang hanya 10 hektare.

Baca Juga: Tidak Terpengaruh Overtourism, Ini Rekomendasi Pantai Cantik di Bali yang Masih Sepi

Ini karena sebagian lahan istana dibagi-bagikan pada rakyat pada masa reformasi tanah.

Seluruh bangunan Istana Air Taman Ujung mengombinasikan budaya Eropa dan Bali.

Bentuk pilar-pilar besar tanpa atap mewakili arstitektur khas Eropa.

Baca Juga: Spot Aesthetic di Bali, Pantai Tanah Barak Sajikan Pemandangan Cantik dan Unik yang Jadi Favorit Para Pelancong

Untuk sampai ke sini pengunjung lebih dulu harus mendaki sekitar 100 tangga.

Setibanya di sana, terbentang pemandangan laut biru dan Pantai Ujung.

Pada sebelah timur pengunjung juga bisa melihat ada Bukit Bisbis yang hijau dan asri.

Baca Juga: Tidak Ada Istilah Overtourism di Sini, Inilah Beberapa Tempat Wisata yang Masih Sepi di Bali

Arstitektur Eropa pun bisa terlihat pada kaca model warna warni pada bangunan peristirahatan raja.

Desainnya mirip dengan bentuk gereja di Eropa.

Sedangkan ukiran-ukiran yang menghiasi sejumlah bagian menggambarkan ciri khas Bali.

Baca Juga: Tempat-tempat Wisata di Bali untuk Bulan Madu, Punya Suasana Romantis dan Pemandangan Menakjubkan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: tourism.karangaasemkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini