Selain itu, bangunan yang ada di Gayasa juga membuatnya menjadi Instagramable.
Jika dilihat secara seksama, desain bangunan resto Gayasa mirip dengan barn house atau bangunan lumbung.
Yang mana bangunan resto Gayasa memiliki ciri khas dengan kakak tertuanya yaitu Grandis Barn di Colomadu.
Dengan kata lain Resto Gayasa dekat UNS Solo ini adalah tempat yang baru tapi tak terasa asing.
Meski begitu, Gayasa tetap memiliki ciri khas sendiri yakni nuansa membumi.
Hal ini terlihat dari desain lanskap pepohonan rindang, taman mini sungai dan penggunaan material alam yang memperlihatkan warna-warna alami yang ditonjolkan.
Resto Gayasa meminimalkan bangunan yang tertutup dinding full.
Didesain sedemikian rupa dengan banyak bukaan, agar cahaya matahari dapat secara alami memasuki ruang.
Meski demikian, Gayasa tetap berhasil menampilkan gaya industrial yang indah dipandang.
Seperti mengekspos saluran air, susun bata, deck kayu dan struktur baja bangunan, kesemuanya dilakukan sangat baik.
Baca Juga: Dorong Pemerataan Pembangunan, Bank Mandiri Salurkan Kredit Infrastruktur Rp 301,77 Triliun
Seperti deck lantai kayu, plafon bangunan yang mengekspos warna dan serat kayu.
Gayasa resto memiliki tempat parkir yang cukup luas jadi pengunjung tidak perlu khawatir.
Artikel Terkait
5 Pasar Tradisional yang Wajib di Kunjungi Saat Berlibur ke Solo
Asal Usul Pasar Kembang, Pasar Tradisional yang Menjual Berbagai Macam Bunga di Kota Solo
Menilik Asal Usul Es Tong-tong atau Es Puter yang Hampir Punas, Es Cream Tradisional yang Terbuat dari Santan
Menikmati Lembutnya Kue Pukis, Kue Tradisional Khas Jawa Tengah, Enak Dimakan Selagi Hangat