Fanous menyimbolkan persatuan dan kegembiraan. Ini sering dihias dengan gambar imam atau tokoh terkenal.
Tradisi ini dipercaya sudah muncul sejak zaman Dinasti Fatimid.
Baca Juga: 4 Tujuan Wisata di Kampong Glam, Kampungnya Penduduk Muslim di Singapura
Saat itu masyarakat Mesir menyambut datangnya Kafilah Al-Mu'izz Li Din Allah yang datang ke Kairo di hari pertama Ramadan.
Biasanya fanous sudah menghiasi seluruh kota beberapa hari sebelum hari pertama puasa.
Anak-anak kecil berkeliling kota membawa fanous sambil bernyanyi, meminta permen dan hadiah pada orang dewasa.
Baca Juga: Tradisi Menyambut Bulan Ramadan di Indonesia, Unik dan Sudah Berlangsung Turun Temurun
Uni Emirat Arab
Saudi Arab memiliki tradisi Haq al Laila yang dilakukan pada 15 Sya' ban, yaitu bulan sebelum Ramadan.
Pada tanggal tersebut anak-anak kecil akan berkeliling rumah dengan baju tradisional dan membawa kharyta (tas jinjing).
Mereka akan bernyanyi di depan rumah tetangga dan mendapatkan permen atau kacang.
Baca Juga: 6 Larangan di Masjidil Haram yang Tak Boleh Dilanggar Jamaah Haji
Tradisi Haq al Laila ini dianggap sebagai salah satu tradisi penting di Uni Emirat Arab.
Tradisi ini sebagai simbol memperkuat nilai kekeluargaan dan ikatan sosial dalam masyarakat.***
Artikel Terkait
Deretan Masjid Instagramable
5 Wisata Religi ke Lombok, Tak Hanya Masjid
Menilik Keindahan Masjid-masjid yang Dibangun Waskita
Unik! 5 Masjid di Indonesia yang Kental Dengan Budaya Lokal
Daftar Masjid di Jepang, Salah Satunya Sudah Berumur Lebih dari 80 Tahun