Dulu Jadi Pusat Pengangkutan Rempah-rempah, Pantai di Garut Ini Sekarang Menjelma Jadi Destinasi Wisata Cantik

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 4 Maret 2024 | 13:30 WIB
Pantai Santolo, tempat wisata di Garut yang dulunya jadi tempat pengangkutan rempah-rempah pada masa kolonial. (Instagram/@pantai_santolo)
Pantai Santolo, tempat wisata di Garut yang dulunya jadi tempat pengangkutan rempah-rempah pada masa kolonial. (Instagram/@pantai_santolo)

Kabar BUMN - Pantai Santolo adalah satau destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat ke Garut.

Lokasi pantai ini ada di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dilansir KabarBUMN.com dari sipaku.disparbud.garutkab.go.id, nama asli pantai ini sebenarnya adalah Pantai Cilauteureun.

Baca Juga: Wisata ke Candi Cangkuang yang Bikin Berdecak Kagum, Bisa Sekalian Naik Rakit Menyusuri Keindahan Situ Cangkuang Garut

Nama Santolo berasal dari bangsa Eropa yang kesulitan mengucapkan kata Cilauteureun.

Masyarakat lokal pun jadi ikut-ikutan menyebut pantai ini dengan nama Santolo karena lebih mudah diucapkan.

Dari situ lah, tempat wisata ini lebih dikenal dengan nama Pantai Santolo.

Baca Juga: Healing ke Curug Sanghyang Taraje, Air Terjun Cantik di Garut yang Konon Ada Kaitannya dengan Legenda Sangkuriang

Terlepas dari latar belakang penamaannya yang unik, pantai ini juga memiliki pemandangan yang memesona.

Pasir pantainya putih dan air lautnya berwarna biru toska yang berpadu dengan barisan perbukitan hijau.

Suasana di pantai ini juga cukup asri karena banyaknya tanaman dan pepohonan yang tumbuh subur di sekitar kawasan pantai.

Baca Juga: Tempat Wisata Gratis di Garut yang Tawarkan View Sunset Memukau, Pantai Citanggeuleuk Bisa Jadi Alternatif Healing Murah Meriah

Di sekitar pantai juga terdapat bangunan-bangunan peninggalan Eropa pada masa kolonial.

Itu karena dulunya pantai ini jadi dermaga untuk mengangkut rempah-rempah menuju kapal besar di tengah laut pada masa pemerintahan Belanda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: sipaku.disparbud.garutkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini