Proses pembuatan nasi minyak agak sulit karena menggunakan kayu bakar dan kuali besar.
Biasanya dimasak secara beramai-ramai di tempat yang luas serta dikerjakan para pria.
Nasi minyak dimakan dengan lauk seperti ayam kecap, kari daging, daging malbi dan sayur buncis.
Baca Juga: Menu Sehat yang Wajib Ada Saat Berbuka Puasa, Kembalikan Asupan Nutrisi yang Hilang
3. Daging Malbi
Daging Malbi yang khas Palembang dipercaya hasil alkuturasi Melayu, India dan Arab.
Kuliner ini sudah ada sejak zaman Kesultanan Palembang.
Disajikan khusus untuk Sultan Mahmud Badaruddin dan para pejabat istana setelah shalat Jumat.
Baca Juga: Selain Pempek, Ini Kuliner Palembang yang Wajib Dicoba, Bahannya Didominasi Ikan
Daging malbi bisa juga dianggap sebagai semurnya Palembang.
Ciri khasnya, berwarna kehitaman dengan kuah yang kental dan berlimpah.
Rempah yang digunakan antara lain jahe, lengkuas, cengkeh, kayu manis, pala dan kecap manis.
Baca Juga: Makanan Penyeimbang Setelah Pesta Daging Kambing Agar Kolesterol Tidak Kambuh
4. Kue Asidah
Kue Asidah dari Riau mendapat pengaruh kuat dari Timur Tengah. Di Arab pun dikenal dengan nama Asidah.
Bedanya dengan di Riau, kue asidah sudah disesuaikan dengan lidah lokal.
Yang membedakannya dengan Asidah dari Arab adalah penambahan bawang goreng ketika dimakan.
Kue ini terbuat dari terigu dicampur rempah seperti cengkeh, kapulaga, bawang merah, dan gula merah.***
Artikel Terkait
5 Hotel di Jakarta yang Menyediakan Menu All You Can Eat Selama Bulan Ramadan
Ini Daftar Pasar Ramadan di Indonesia, Cari Takjil Paling Lengkap ya di Sini
Wisata ke Ancol Gratis Selama Bulan Ramadan, Cocok untuk Ngabuburit, Simak Ketentuannya
6 Jenis Kolak di Indonesia, Menu Takjil Bulan Ramadan yang Selalu Dicari Orang di Setiap Waktu
4 Produk Sirup Lokal yang Melegenda dan Selalu Diburu Terutama di Bulan Ramadan
Icipi Ragam Takjil dari Berbagai Daerah di Indonesia yang hanya Muncul Saat Bulan Ramadan