Untuk melakukan ini peserta akan diberi sedikit briefing dan tips sederhana.
Misalnya, harus memegang tali dengan kuat dan sedikit melompat untuk menuruni bebatuan.
Peserta juga akan dipasangkan alat pengaman seperti helm, harness, sarung tangan, dan tali pengaman.
Peserta disarankan menggunakan pakaian outdoor yang nyaman dan sepatu atau sandal hiking.
Jangan lupa juga membawa baju ganti karena baju yang digunakan akan basah kuyup.
Minimal umur yang boleh melakukan ini adalah 12 tahun.
Canyoneering paling baik dilakukan saat musim kemarau di mana debit air tidak terlalu deras.
Namun, di musim hujan bila tidak terlalu deras pun tetap bisa.
Baca Juga: Curug Ngebul, Tempat Wisata di Cianjur yang Keindahannya Selalu Viral di Media Sosial
Berenang dan berendam
Bila tidak ingin melakukan canyoneering, ada berbagai aktivitas lain yang bisa dilakukan.
Karena airnya yang sejuk dan deras, banyak orang berendam dan berenang di curug Cikondang.
Untuk bersantai di pinggir curug pun sangat menyenangkan.
Anda bisa melihat perkebunan teh dari kejauhan dan tebing-tebing tinggi yang aesthetic.
Artikel Terkait
Pesona Air Terjun Kembar di Sukabumi, Curug Sodong Tawarkan View Aliran Air yang Membasahi Batuan Kuno
Refreshing Sejenak di Curug Cikanteh, Wisata Alam Ini Ternyata Tak Terlalu Jauh dari Jakarta, Bisa Jadi Destinasi Usai Lebaran
Curug Tirta Sela, Air Terjun Unik di Baturraden yang Ketinggiannya Bisa Berubah Tergantung Musim
Satu Lagi Surga Tersembunyi di Baturraden, Curug Jumeneng Wajib Masuk List Saat Liburan ke Banyumas
Surganya Wisata Air Terjun, Berikut Rekomendasi 5 Curug di Baturraden yang Wajib Dikunjungi Saat Wisata di Banyumas
Pesona Curug Cigangsa, Destinasi Wisata Andalan di Geopark Ciletuh Sukabumi yang Punya Pemandangan Spektakuler