Pengunjung tidak hanya dimanjakan secara visual tetapi juga dengan suara dan pastinya rasa.
Misalnya, ada instalasi seni yang disusun seperti lorong kecil dan ditempeli hiasan berbentuk pisang.
Pisang berwarna merah, kuning, dan pink, serta bisa dipegang karena didesain seperti balon.
Ada pula area kolam cokelat tabur. Yakni, kolam besar berisi bola-bola berbentuk seperti cokelat tabur atau meisjes.
Pengunjung bisa masuk ke dalam kolam dan bermain-main dengan cokelat taburnya.
Baca Juga: 4 Restoran Indonesia yang Direkomendasikan di Singapura, Favoritnya Warga Lokal dan Turis Nusantara
Mencicipi aneka es krim
Di Museum of Ice Cream pengunjung pastinya bisa menikmati beragam es krim.
Setiap pengunjung bisa menikmati lima jenis es krim.
Seperti soft ice cream cone warna pink dengan aneka taburan.
Ada pula es potong khas Singapura, es krim belgium chocolate, mango sorbet atau pina colada.
Bila belum puas, di sini ada kafe yang menyediakan lebih banyak lagi pilihan menu.
Tidak hanya es krim tetapi juga berbagai cake dan dessert yang cocok dikombinasikan dengan es krim.
Baca Juga: Budaya dan Aturannya Cukup Tegas, Ini Etika Kalau Liburan ke Singapura, Wajib Dipatuhi!
Artikel Terkait
Belajar Sejarah di Diorama Arsip Jogja, Museum yang Sedang Hits di Kalangan Anak Muda, Tawarkan Audio Visual yang Menarik
Rekomendasi Museum Aesthetic di Dalam Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Museum Kapal Samudra Raksa Tawarkan Atraksi LED Memukau
Jelajah Museum Islam di Indonesia, Belajar Sejarah Perkembangan Islam di Nusantara Sejak Abad ke 7
Museum Date Modal Rp5.000 di Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen, Tempat Wisata Aesthetic di Banyuwangi untuk Menambah Wawasan Baru
Dikunjungi CEO Apple Tim Cook, Inilah Museum Wayang Jakarta yang Istimewa Bagi Indonesia dan Dunia
Etika Menyaksikan Pameran Seni dan Budaya di Museum dan Galeri, Ini Bukan Tempat dan Event Sembarang