7 Cara Mengamankan Data Pribadi agar Terhindar dari Hacker

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Senin, 9 Mei 2022 | 09:30 WIB

Kabar BUMN -  Menjaga data pribadi adalah hal yang penting dilakukan di era digital seperti saat ini. Tidak sekadar merahasiakan sandi, cara mengamankan data pribadi berikut juga harus Anda terapkan.

Di era digital seperti saat ini informasi atau data pribadi merupakan aset yang sangat berharga. Karena itu, Anda harus selalu mengamankan data pribadi setiap saat, termasuk data pribadi dari media sosial.

Pasalnya, banyak kejahatan yang bisa terjadi dengan hanya berbekal data pribadi. Mulai dari penipuan, penyalahgunaan data pribadi untuk pinjaman online, hingga pembobolan rekening.

Lantas, bagaimana cara mengamankan data pribadi dari para hacker?

Rutin ganti password

Cara paling mudah untuk mengamankan data pribadi adalah mengganti password secara berkala. Idealnya, penggantian password dilakukan setiap 3 bulan sekali agar terhindar dari peretas. Pastikan juga kalau password setiap media sosial Anda berbeda, ya.

Buat password yang kuat

Cara mengamankan data berikutnya adalah membuat password kombinasi. Gunakan unsur huruf besar, huruf kecil, simbol, dan angka dalam membuat password. Kombinasi tersebut sangat sulit dilacak oleh peretas, sehingga data Anda lebih aman.

Aktifkan autentikasi dua faktor

Beberapa produsen ponsel dan media sosial memberikan fasilitas autentikasi dua arah. Jadi, untuk bisa mengakses data, hacker tidak hanya membutuhkan password, namun juga kode lain di luar sandi. Adanya lapisan perlindungan ini membuat data pribadi kita semakin aman dan sulit dibobol.

Jangan gunakan wifi publik

Menggunakan jaringan internet pribadi merupakan salah satu cara mengamankan data. Meskipun banyak wifi gratis, sebaiknya hindari penggunaannya karena tidak aman untuk data Anda. Apalagi jika ingin mengakses akun keuangan, seperti mobile banking atau aplikasi pembayaran lainnya.

Hindari menekan tautan asing

Ketika melihat tautan asing entah dari media sosial maupun pesan singkat pastikan tidak sembarangan mengekliknya, ya. Sebab, belakangan beredar banyak link phising yang bisa mencuri data pribadi Anda dari suatu platform. Untuk memastikan tautan tersebut aman atau tidak, Anda harus teliti dalam membaca alamat situs tersebut.

Pilih private browsing

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini