Kabar BUMN - Hobi berkebun dan urban faming semakin populer di masa pandemi. Keterbatasan lahan, bukan lagi menjadi masalah untuk menanam berbagai jenis tanaman, termasuk tanaman pangan seperti buah dan sayuran.
Tas tanam telah mendapatkan popularitas selama beberapa tahun terakhir, sebelum itu pot juga menjadi wadah yang telah digunakan sejak lama dalam tanam-menanam. Pasti masyarakat yang ingin memulai berkebun bingung mana yang lebih baik antara menggunakan pot atau kantong tanam untuk media pada tanaman.
Berbagai bentuk, ukuran juga motif menarik perhatian. Nah, yuk simak perbedaannya!
Pertimbangan Penyiraman
Apabila kamu ingin menanam menggunakan pot konvensional, dapat mengakibatkan tanaman berjamur apabila disiram secara berlebihan. Hal itu dikarenakan, pot dapat menenggelamkan tanaman bila disiram secara berlebihan, sehingga membuat tanaman menjadi lembap. Jamur-jamur tersebut dapat mengakibatkan tanaman busuk.
Sementara, penggunaan kantong tanam membutuhkan penyiraman yang lebih sering. Namun, lebih sulit untuk menyiram secara berlebihan dengan menggunakan kantong tanam ini, karena air berlebih dapat mudah keluar dari wadah. Jadi, Anda harus rajin untuk menyiraminya supaya tanah di dalamnya tetap bisa lembap.
Penyimpanan
Saat menggunakan media tanam pot, perlu membutuhkan tempat yang cukup. Hal itu untuk menghindari pergantian musim yang dapat menyebabkan kerusakan pada pot, sehingga membutuhkan tempat yang aman untuk menyimpan pot dari musim panas atau hujan.
Namun, apabila Anda menggunakan kantong tanam, Anda dapat menghemat tempat. Hal itu karena kantong tanam dapat dilipat dan disimpan dengan ruangan yang minimal sekalipun serta tidak terpengaruh oleh musim apapun.
Serbaguna
Penggunaan pot memiliki estetika yang lebih. Namun, pot memiliki berbagai ukuran yang berbeda. Pot plastik dapat digunakan karena lebih mudah dipindahkan. Selain itu, pot memiliki keindahan dari segi estetika. Bentukan pot yang indah dan beragam akan mempercantik halaman kebunmu.
Sementara pada penggunaan kantong tanam, memiliki banyak ukuran yang sesuai dengaan kebutuhan. Kantong tanam memiliki pegagan sehingga mudah untuk dipindahkan secara langsung ke tanah.
Sistem Akar
Penggunaan pot membuat akar tanaman cenderung tumbuh melingkar. Kepadatan ini meningkatkan kemungkinan masalah erasi dan stagnasi air. Ketika akar mencapat tepi pot plastik, mereka terus tumbuh untuk mencari lebih banyak air dan nutrisi sehingga bisa memicu proses kerusakan struktural pada tanaman yang membuat akar menyempit, asupan air dan nutrisi jadi lebih sedikit.
Kantong tanam dapat membuat akar mencapai batas pertumbuhan. Kantong tanam ini membantu mengatasi masalah ini karena saat akar menyentuh tepinya, mereka merasakan tanah yang lebih kering karena terkena udara. Pada titik ini, mereka tahu bahwa mereka telah mencapai batas tumbuh, sehingga akar menjadi lebih dipangkas oleh udara dan mencegah pertumbuhan yang berlebihan.