Kabar BUMN - Bila di daerah lain pasar berada di darat, di Banjarmasin pasar pun ada yang berada di sungai.
Ini tidak terlepas dari kondisi Banjarmasin yang punya banyak sungai sampai mendapat julukan Kota 1.000 Sungai.
Salah satu pasar terapung tua yang masih terus bertahan di Banjarmasin adalah Pasar Terapung Lok Baintan.
Baca Juga: Liburan Sekolah di Yogyakarta, Ini 7 Rekomendasi Taman Bermain yang Seru Sekaligus Edukatif
Sejak zaman kerajaan Banjar
Pasar Terapung Lok Baintan berada di aliran sungai Martapura, Desa Sungai Pinang, Banjar, Kalimantan Selatan.
Pasar ini berada di pinggir Banjarmasin.
Untuk ke sana, orang bisa menggunakan kendaraan pribadi. Jaraknya satu jam dari kota.
Alternatif lain, menaiki kapal klotok dari dermaga, seperti di depan KODIM, Siring Sungai Martapura, atau Kuin.
Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Hias yang Bisa Menangkal Debu Sekaligus Mempercantik Rumah
Rata-rata waktu tempuh sekitar 30 menit saja.
Disarankan datang ke tempat ini sepagi mungkin agar bisa menikmati udara sejuk dan interaksi menarik.
Pasar dimulai sejak pukul lima pagi dan selesai sekitar jam delapan pagi.
Baca Juga: Panduan Menciptakan Tempat Kerja yang Sehat dan Ergonomis saat WFH
Keberadaan Pasar Terapung Lok Baintan bersamaan dengan berkembangnya Kerajaan Banjar pada abad ke-18.
Artikel Terkait
4 Tempat Makan di Banjarmasin untuk Menikmati Kuliner Khas Banjar yang Otentik
DAMRI Kini Layani Perjalanan Banjarmasin – Pangkalan Bun, Cek Tarif dan Fasilitasnya!
5 Oleh-oleh Khas Banjarmasin, Didominasi Kuliner dari Bahan Dasar Ikan
Menelurusi Jejak Peninggalan Kerajaan Banjar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Pesona Desa Wisata Kuin Utara, Desa Terapung Berusia Ratusan Tahun di Sungai yang Melintasi Banjarmasin
Transportasi Nyaman dan Terjangkau, DAMRI Resmi Layani Rute Bandara–Banjarmasin