Kabar BUMN - Tanaman mint menjadi salah satu daun yang menyegarkan dan memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah menghilangkan bau mulut, memperbaiki saluran pencernaan, dan meredakan gejala batuk dan sakit tenggorokan.
Ternyata tanaman ini bisa kita budidayakan di lahan terbatas, loh! Termasuk di pekarangan rumah. Yuk mulai berkebun dengan menaman mint! Anda bisa langsung saja datang ke toko bibit, atau cek aplikasi e-commerce, dan cari penjual bibit online. Setelah itu, smak panduan dan langkah berikut ini, ya.
Relokasi Tanaman Mint
Anda dapat melakukan relokasi tanaman mint. Caranya, keluarkan tanaman mint dari pot yang lama, kemudian buanglah semua media tanam dari pot tersebut. Setelah itu, bersihkan media tanam yang masih ada di akar tanaman mint memakai air yang mengalir.
Jangan lupa untuk memasukkan media tanam baru yang terbuat dari kompos, sekam padi, serta pupuk kandang dengan perbandingan 3:!:! ke dalam pot. Lalu tanamkan kembali tanaman mint ke dalam pot, kerjakan dengan hati-hati agar tidak merusak akarnya.
Hindari Terik Matahari
Hindarilah memindahkan tanaman mint di tempat terbuka, khususnya bila ukuran tanaman masih kecil. Hal itu dikarenakan terik matahari di Indonesia jauh lebih panas dibandingkan di habitat alami tanaman mint ini. Bukan tidak mungkin tanaman tersebut akan terbakar saat diletakkan di tempat terbuka yang terkena matahari langsung. Tanaman mint yang nampak layu, harus segera dipindahkan ke tempat teduh.
Pembersihan Gulma
Lakukan pembersihan gulma yang tumbuh di dalam pot secara berkala. Gulma ini mencakup semua tanaman yang tumbuh di pot selain tanaman mint. Gulma ini dapat mengganggu serta menghambat pertumbuhan tanaman mint, karena gulma menjadi pesaing tanaman mint dalam memperoleh air, unsur hara, serta sinar matahari, sehingga tanaman mint tidak bisa tumbuh optimal.
Pemberian Pupuk
Berikan pupuk tambahan secara berkala kepada tanaman mint. Ingat, tanaman yang ditanam di pot hanya bisa memperoleh makanan dari zat hara yang tersedia di dalam pot saja. Sementara jika jumlah zat hara ini lambat laun akan semakin berkurang sebab terus diambil oleh akar tanaman.
Jika Anda tidak menambah zat hara ke pot, maka tanaman mint bisa kekurangan makanan. Anda bisa memberikan pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 0,5 sendok makan atau pot yang dicampur dengan segelas air. Lakukan pemupukan setiap tiga kali dalam seminggu.